Sejumlah pengunjung sedang bermain di kawasan pasir putih yang ada di Pantai Sadranan, Tanjungsari. Untuk menghindari pencurian pasir di kawasan pantai, jajaran Polair Polres Gunungkidul akan memasang papan peringatan untuk tidak mengambil pasir di kawasan pantai. foto diambil beberapa waktu lalu.(David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Sejumlah pengunjung sedang bermain di kawasan pasir putih yang ada di Pantai Sadranan, Tanjungsari. Untuk menghindari pencurian pasir di kawasan pantai, jajaran Polair Polres Gunungkidul akan memasang papan peringatan untuk tidak mengambil pasir di kawasan pantai. foto diambil beberapa waktu lalu.(David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 4 Desember 2017 20:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

KRIMINAL GUNUNGKIDUL
Wisatawan di Pantai Sadranan Jadi Korban Pencurian

Petugas Polsek Tepus berhasil mengamankan SR,53, warga Desa Sidoarjo, Tepus karena diduga mencuri sebuah tas milik wisatawan

Solopos.com, GUNUNGKIDUL– Petugas Polsek Tepus berhasil mengamankan SR,53, warga Desa Sidoarjo, Tepus karena diduga mencuri sebuah tas milik wisatawan di Pantai Sadranan, Kecamatan Tepus. Hingga saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan aparat kepolisian.

Kepala Polsek Tepus AKP Mustaqim menjelaskan, penangkapan terhadap SR dilakukan atas laporan dari Heru Susilo Wibowo, warga Desa Weru, Kecamatan, Weru, Jawa Tengah pada Sabtu (2/12/2017).

Dalam peristiwa itu yang bersangkutan kehilangan tas yang berisikan laptop, kamera, lensa kamera hingga sejumlah uang saat berwisata di Pantai Sadranan.

Atas laporan tersebut, sambung Mustaqim, polisi pun melakukan penyelidikan. Hal ini pun diperkuat adanya saksi yang melihat SR membawa sebuah tas milik korban.

“Sudah kita amankan pada Minggu [3/12/2017] sore. Untuk saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan,” katanya kepada wartawan, Senin (4/12/2017).

Menurut Mustaqim, SR disangkakan melakukan tindak pidana pencurian dan dijerat dengan KUHP pasal 362. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamakan sebuah kamera canon 7d lengkap dengan charge, lensa canon 17-40mm, lensa canon 18-135, sebuah laptop, pakaian hingga uang tunai sebesar Rp18 juta.

“Kalau terbukti bersalah pelaku terancam kurungan maksimal lima tahun,” ujar mantan Kapolsek Girisubo ini.

Lebih jauh dikatakannya, korban pencurian merupakan salah satu wartawan sebuah media di Jawa Tengah. Hal ini diperkuat dengan adanya bukti surat tanda pengenal yang berasal dari sebuah surat kabar harian yang dimiliki korban.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino mengaku sudah mendapatkan laporan terkait dugaan pencurian yang terjadi di kawasan Pantai Sadranan. Menurut dia, kasus ini masih ditangani oleh unit reskrim dari Polsek Tepus.

“Masih dalam penangan dan terduga pelaku juga sudah diamankan,” kata Ngadino.

Dia pun berharap kejadian yang menimpa terhadap salah satu wisatawan ini menjadi pelajaran bersama. Untuk itu, ia meminta kepada pengunjung untuk lebih berhati-hati saat berkunjung ke kawasan wisata.

“Jangan sampai lengah karena bisa menjadi korban pencurian. Jadi semua harus terus berhati-hati dan waspada,” ungkapnya.

lowongan pekerjaan
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…