Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri) sedang memakan nasi bungkus di lokasi bencana di Kabupaten Wonogiri, Jateng, Minggu (3/12/2017). (Twitter-@mamaciaaa) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri) sedang memakan nasi bungkus di lokasi bencana di Kabupaten Wonogiri, Jateng, Minggu (3/12/2017). (Twitter-@mamaciaaa)
Senin, 4 Desember 2017 16:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Dituding Sebagai Panasbung, Ini Jawaban Gubernur Jateng

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo yang dituding sebagai anggota panasbung memilih tak ambil pusing.

Solopos.com, SOLO – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo yang tertangkap mata lensa kamera sedang memakan nasi bungkus dituding sebagai anggota pasukan nasi bungkus (panasbung) oleh warganet yang mengunggah fotonya. Foto tersebut diambil kala Ganjar sedang mengunjungi lokasi bencana di Kabupaten Wonogiri, Jateng, Minggu (3/12/2017).

Tudingan itu dilontarkan pengguna akun Twitter @mamaciaaa dengan mengunggah beberapa foto. “Terungkap sudah kalau selama ini pak @ganjarpranowo ternyata adalah panasbung. Sering muncul di kerumunan ternyata biar kebagian nasi bungkus. Huufft,” tulisnya.

Tentu tudingan tersebut tak serius dan hanya merupakan upaya pengguna akun Twitter tersebut bercanda dengan gubernur Jateng melalui media sosial Twitter. Menanggapi tudingan bernada bercanda itu, Ganjar Pranowo memilih tak ambil pusing.

Sang gubernur justru mengungkapkan nasi bungkus yang ia makan adalah hasil masakan anggota Tenaga Siaga Bencana Kementrian Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri. “Itu masakan kawan-kawan @TAGANA_KEMENSOS @bpbdkabwonogiri,” tulis orang nomor wahid di ibu kota Jateng tersebut.

Panasbung adalah sebutan negatif bagi sekelompok orang yang dituding sering melakukan demonstrasi atau juga berkumpul memberikan dukungan kepada pihak tertentu demi mendapatkan sebungkus nasi. Istilah yang sempat ditudingkan ke gubernur saat mengunjungi salah satu wilayah terdampak bencana di Jateng itu diketahui mulai ramai dipakai warganet di masa pemilihan presiden 2014 silam.

Meski tanggapannya hanya sekadar mengungkapkan nasi yang ia makan, Ganjar tampaknya memang tak bermasalah dengan bahan banyolan yang disampaikan warganet tersebut. Gubernur Jateng itu memang dikenal ramah kepada warganet yang menyapanya melalui media sosial, terutama di Twitter. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…