Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah Sinung N. Rachmadi. (JIBI/Solopos/Antara/istimewa) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah Sinung N. Rachmadi. (JIBI/Solopos/Antara/istimewa)
Senin, 4 Desember 2017 07:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Demo Angkutan di Jl. Pahlawan Semarang, Cari Jalur Alternatif!

Demo awak angkutan umum diprediksi bakal memacetkan arus lalu lintas Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Jateng.

Solopos.com, SEMARANG — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah Sinung N. Rachmadi mengimbau masyarakat Kota Semarang agar menghindari Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Senin (4/12/2017) ini. Arus lalu lintas jalur jalan utama di seputaran Kantor Gubernur Jateng itu diprediksi bakal macet akibat adanya demontrasi awak angkutan umum.

“Istilah tepatnya orasi dan audiensi yang dilakukan oleh teman-teman kita dari Forum Komunikasi Angkutan Umum atau FKAU Provinsi Jawa Tengah,” ungkap Sinung di Kota Semarang, Jateng, Minggu (3/12/2017). Aksi orasi dan audiensi tersebut bakal digelar di depan Gubernuran, Jl. Pahlawan, Kota Semarang, mulai Pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.

Demonstran dari Forum Komunikasi Angkutan Umum (FKAU) Jateng, menurut Sinung, bermaksud menyampaikan aspirasi terkait izin penggunaan kendaraan pribadi untuk kendaraan sewa khusus. Kegiatan tersebut, lanjut dia, akan diikuti sekitar 1.500 orang atau setidaknya ada kurang lebih 800 unit angkutan umum bakal memadati Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Jateng.

Jika melihat jumlah armada yang mereka bawa, tambah Sinung, maka ada potensi terjadi kepadatan arus lalu lintas  dari arah dan atau menuju Jl. Pahlawan dan atau sekitar kawasan Simpang Lima. Untuk pengaturan akses jalan dan mengawal kegiatan, tambah Sinung, akan ada sejumlah petugas yang bersinergi, yakni dari Polda Jateng, Polrestabes Semarang, Dishub Provinsi Jateng maupun Kota Semarang dan Satpol PP Provinsi Jateng maupun Kota Semarang.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pada hari dan waktu tersebut dan mengimbau kepada masyarakat agar menyesuaikan pemanfaatan akses jalan dari dan atau menuju Jalan Pahlawan atau kawasan sekitar Simpanglima,” demikian Sinung N. Rachmadi menginformasikan demo yang diprediksi bakal mengacaukan situasi kondusif arus lalu lintas Kota Semarang sebagai ibu kota Jateng itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…