Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso memberikan keterangan pers kepada awak media di rumah yang menjadi pabrik pembuatan pil PCC di Jl. Setiabudi, Gilingan, Solo, Senin (4/12/2017). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos) Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso memberikan keterangan pers kepada awak media di rumah yang menjadi pabrik pembuatan pil PCC di Jl. Setiabudi, Gilingan, Solo, Senin (4/12/2017). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)
Senin, 4 Desember 2017 19:30 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

Cegah Kasus PCC Terulang, BNN Kota Solo akan Dibentuk Pada 2018

BNN Kota Solo akan dibentuk pada 2018 untuk mencegah meluasnya kasus narkoba, termasuk pabrik PCC yang baru saja terungkap.

Solopos.com, JAKARTA — Wali Kota Solo memastikan Pemkot Solo tahun depan sudah punya lembaga Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Solo. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Solo saat meninjau pabrik pembuatan pil paracetamol cafein carisoprodol (PCC) di rumah kontrakan Jl. Setia Budi, No.66, Kampung Cinderejo Lor RT 001 /RW 004, Gilingan, Banjarsari, Senin (4/12/2017).

Wali Kota Solo F.X., Hadi Rudyatmo, mengatakan penggerebekan rumah kontrakan yang dijadikan tempat pembuatan pil PCC menjadikan pelajaran bagi Pemkot Solo. Pelaku kejahatan penyalahgunaan narkotika kerap memanfaatkan rumah kosong di tengah kota untuk mengelabui warga.

“Kami tidak mau kecolongan lagi dengan meminta semua lurah yang ada di Solo harus memantau setiap pendatang yang ada di kampung,” ujar Rudy sapaan akrab Wali Kota Solo saat ditemui Solopos.com di Kampung Cinderejo Lor, Gilingan, Banjarsari, Senin.

Rudy mengatakan pelaku juga mendesain lokasi produksi dengan memberikan alat peredam di bagian mesin pencetak pil agar tidak terdengar dari luar. Ia mengatakan kasus pengrebekan pabrik pil PCC baru kali pertama terjadi di Kota Bengawan.

“Kami tidak mau kasus ini terulang dengan lebih memperketat pengamanan di daerah. Linmas yang ada dikelurahan harus meningkatkan patroli di daerah rawan terjadi kasus kriminalitas,” kata dia.

Politikus PDIP ini mengatakan Solo sudah mendesak untuk dibentuk BNN Kota Solo. Pemkot Solo sudah berkoordinasi dengan BNN dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) terkait perlantikan kepala BNN Kota.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polresta Surakarta karena kepala BNN Solo diusulkan dari anggota Polresta Surakarta yang nantinya berpangkat AKBP [Ajun Komisaris Besar Polisi],” kata dia.

Rudy menjelaskan pada pembahasan APBD 2018 di DPRD Solo sudah mengajukan anggaran untuk membangun kantor BNN serta kegiatan selama setahun. Ia berharap awal tahun depan kepala BNN kota sudah dilantik agar bisa langsung bekerja memberantas narkoba di Solo.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso, mengatakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan peredaran kasus penyalahgunaan narkotika harus membentuk BNN. Hal tersebut sangat penting agar bisa membantu polisi dalam memberantas narkoba. “Kami mendukung Pemkot Solo segera membentuk BNN Solo karena kasus penyalahgunaan narkotika di Jateng sangat tinggi,” kata dia.

lowongan pekerjaan
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…