Antonia Elena Listya Araminta saat ditemui di Solo Grand Mall, Jumat (1/12/2017). (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com) Antonia Elena Listya Araminta saat ditemui di Solo Grand Mall, Jumat (1/12/2017). (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)
Minggu, 3 Desember 2017 19:30 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Nada Share :

THE VOICE KIDS INDONESIA
Elen Solo Demen Lagu Klasik dan Keroncong

Kontestan TVKI asal Solo, Elen mengaku sangat nyaman membawakan lagu klasik.

Solopos.com, SOLO – Menyanyi merupakan aktivitas yang digemari banyak orang. Itulah sebabnya belantika musik tidak pernah sepi dari talenta baru. Biasanya, kebanyakan talenta baru tersebut lebih suka menyanyikan lagu kekinian bergenre pop. Namun, hal itu sepertinya tak berlaku bagi penyanyi remaja, Antonia Elena Listya Araminta.

Remaja asal Kota Solo, Jawa Tengah, yang merupakan salah satu kontestan ajang pencarian bakat The Voice Kids Indonesia (TVKI) season 2 ini mengaku lebih nyaman menyanyikan lagu klasik. Selain itu, gadis yang akrab disapa Elen ini juga suka mendendangkan tembang keroncong.

“Aku dari dulu memang suka lagu klasik. Enggak tahu kenapa, pokoknya kalau didengar nyaman banget. Aku juga suka lagu keroncong. Walaupun agak susah cengkoknya, tapi suka dan nyaman kalau nyanyi keroncong,” ujar Elen saat ditemui Solopos.com di Solo Grand Mall Jl. Slamet Riyadi Solo, Jumat (1/12/2017). (baca: Dari Hobi Jadi Prestasi, Begini Perjalanan Elen Solo Rintis Karier Bernyanyi)

Tapi, Elen tak menutup diri untuk mempelajari berbagai genre lagu, termasuk dangdut. Belum lama ini, siswa kelas VIII SMP PL Bintang Laut itu menjajal kemampuannya menyanyikan lagu dangdut koplo, Bojo Galak. Video cover aksinya menyanyikan lagu itu telah diunggah di laman Instagram pribadinya, @antoniaraminta.

“Elen tetap berusaha belajar semua jenis lagu. Elen enggak mau cuma bisa lagu yang itu-itu aja. Kemarin Elen sudah coba cover lagu Bojo Galak. Soalnya banyak yang minta. Agak lucu sih, tapi netizen suka banget, malah pada request lagu dangdut lain,” sambung dia.

Selama ini, remaja kelahiran Sleman, 16 Maret 2004, belajar olah vokal dengan seorang guru di rumahnya. Meski hanya sepekan sekali, dia tetap memaksimalkan pelajaran yang diterima dengan mempraktikkan di kesehariannya.

“Elen les privat cuma sepekan sekali. Selebihnya belajar sendiri. Jadi, kemarin dapat pelajaran apa langsung praktik biar enggak lupa begitu saja. Kebetulan Elen juga ikut ekstrakurikuler paduan suara dan band di sekolah. Lumayan buat latihan,” terangnya.

Meski langkahnya di TVKI 2017 sudah terhenti, Elen tidak merasa kecewa. Dia justru sangat bersyukur mendapat kesempatan emas tersebut. Dia bertekad terus mengembangkan potensinya di bidang tarik suara.

“Elen enggak pernah kecewa, malah bersyukur bisa jadi kontestan TVKI. Ke depannya Elen pengin punya lagu sendiri. Pengin coba jadi penyanyi kafe mungkin buat nambah pengalaman,” tutup dia.

… Kuat dilakoni Yen rakuat ditinggal nyanyi • • Iseng aja :v Ps : gausah ngekek.. :v

A post shared by Elena ? (@antoniaraminta) on

lowongan pekerjaan
Salesman & Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…