Paten fingerprint Samsung. (Istimewa) Paten fingerprint Samsung. (Istimewa)
Minggu, 3 Desember 2017 13:30 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Gadget Share :

Samsung Ajukan Paten Teknologi Sensor Sidik Jari di Layar

Secara keseluruhan, paten tersebut menunjukkan bahwa smartphone dapat memiliki hingga 12 titik tekanan.

Solopos.com, SEOUL – Pemindai wajah nampaknya kini tengah menjadi fitur yang banyak dkembangkan oleh berbagai vendor smartphone. Pasalnya Samsung dan Apple telah memulai debutnya dengan menghadirkan teknologi kemanan tersebut.

Dilansir Ubergizmo, Kamis (30/11/2017), meski terbilang paling canggih untuk saat ini, Samsung nampaknya masih tertarik untuk mengembangkan pemindai sidik jari yang diterapkan pada layar. Kabar ini tentu bukan muncul kali ini saja, namun sejauh kabar itu hanya sebuah rumor.

Menariknya kini rumor itu menguat karena Samsung telah diberi hak paten yang menggambarkan pemindai sidik jari ditempatkan di layar. Paten ini sebelumnya diajukan Samsung ke World Intellectual Property Organization (WIPO) pada April lalu.

Secara keseluruhan, paten tersebut menunjukkan bahwa smartphone dapat memiliki hingga 12 titik tekanan di seluruh layar untuk sidik jari, sehingga memungkinkan aplikasi, kontak, dan pesan tetap aman.

Sejauh ini sendiri fingerprint biasanya disematkan di luar layar misalnya dibagian bawah layar atau dibagian belakang ponsel.

Dengan hak paten yang diberikan kepada Samsung, mengisyaratkan bahwa perusahaan akan hadir dengan teknologi fingerprint di layar. Laporan terbaru bahkan menyebutkan bahwa Galaxy S9 akan kebagian lebih dulu dalam mengusung teknologi fingerprint di layar.

Meski begitu, beberapa kalangan menyebut Galaxy S9 akan mengusung pemindai iris atau wajah. Sayangnya raksasa teknologi Korea Selatan itu tak belum memberikan informasi apapun terkait paten ini.

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…