Pemain depan Persis Solo, Rudiyana (kanan) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Sragen United dalam kompetisi Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (30/7). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Minggu, 3 Desember 2017 20:25 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

PERSIS SOLO
Pasoepati Desak Manajemen Cepat Putuskan Nasib Pemain

Persis Solo belum memutuskan nasib para pemain.

Solopos.com, SOLO – Manajemen Persis Solo belum mengambil keputusan terkait nasib para pemain mereka. Habisnya masa kontrak seluruh pemain per November 2017 dan Desember 2017 ini membuat sejumlah pemain mulai dilirik oleh sejumlah klub lain yang menjadi kontestas Liga 2 maupun Liga 1 musim depan.

Wakil Presiden Pasoepati Ginda Ferachtriawan mengkhawatirkan adanya eksodus pemain pilar yang mestinya dipertahankan oleh Laskar Sambernyawa karena tampil baik pada musim ini. Dia mencontohkan striker Rudiyana yang musim ini menjadi top skorer Persis Solo dengan tujuh gol belakangan sudah dilirik untuk memperkuat salah satu klub yang bermain di Liga 1 musim depan.

Bila manajemen ingin mempertahankan Rudiyana dan sejumlah pemain lain, Ginda mendesak manajemen segera memperbarui kontrak mereka. “Manajemen harus segera ambil keputusan terkait masa depan pemain. Jangan terlalu lama digantung. Takutnya nanti keduluan sama klub lain,” tegas Ginda kala berbincang dengan Solopos.com melalui telepon, Minggu (3/12/2017).

Ginda menyayangkan lambannya manajemen dalam mengambil keputusan terkait nasib para pemain. Hingga kini, manajemen juga belum mengambil keputusan terkait siapa calon pelatih yang akan membesut Persis Solo. Sebelumnya, nama Kas Hartadi mencuat sebagai salah satu kandidat calon pelatih Persis Solo dalam mengarungi musim kompetisi Liga 2 tahun depan.

Meski sudah mendapat sinyal positif dari eks pelatih yang pernah menjadi pemain Arseto Solo itu, manajemen Persis Solo kalah cepat dengan manajemen Kalteng Putra yang sudah menyodori perpanjangan kontrak Kas Hartadi. “Mumpung waktunya longgar, mumpung pilihannya sangat banyak. Pengalaman-pengalaman sebelumnya bisa jadi pelajaran. Apa lagi yang ditunggu wong kompetisinya sudah jelas?” papar Ginda.

Makin cepat membentuk susunan pemain dan pelatih, kata Ginda, makin baik bagi Persis Solo dalam menyongsong musim kompetisi Liga 2 tahun depan. Ginda menginginkan skuat Persis Solo dipersiapkan dengan lebih matang sehingga kekuatan tim bisa lebih solid untuk memuluskan hasrat promosi ke Liga 1 di musim berikutnya.

“Perlu diketahui, tahun depan Stadion Manahan itu mau direnovasi. Pasti ada banyak hal teknis yang perlu dipersiapkan. Jangan sampai persiapan hal teknis sudah dilakukan, tapi susunan pemain malah belum terbentuk,” ujarnya.

Dihubungi di kesempatan terpisah, Rudiyana membenarkan adanya pendekatan dari tim yang menjadi kontestan Liga 1 musim depan untuk mendapatkan tanda tangannya. Meski begitu, Rudy mengaku belum mengambil keputusan karena belum ada pembicaraan dengan manajemen Persis Solo terkait nasib para pemain.

“Mestinya dua bulan sebelum kontrak habis, manajemen sudah membicarakan nasib pemain di masa mendatang. Dengan begitu, para pemain tidak bimbang dalam mengambil langkah,” terangnya.

lowongan pekerjaan
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…