Pemain Persis Gotong Royong Ronaldo Rubener Wanma (tengah) dengan rekanya melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua ke gawang PSISra, Sragen dalam laga Liga 3 PSSI di stadion Manahan, Solo, Senin (14/7/2017). (Sunaryo HB/JIBI/Solopos) Pemain Persis Gotong Royong Ronaldo Rubener Wanma (tengah) dengan rekanya melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua ke gawang PSISra, Sragen dalam laga Liga 3 PSSI di stadion Manahan, Solo, Senin (14/7/2017). (Sunaryo HB/JIBI/Solopos)
Minggu, 3 Desember 2017 00:00 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 3
Eduard Tjong Targetkan Persis GR Juara Grup H

Persis GR ditargetkan mampu menjadi juara Grup H putaran final Liga 3.

Solopos.com, SOLO — Persis Gotong Royong (GR) mengincar juara Grup H di putaran final Liga 3 yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Skuat Persis GR bersama ofisial dan manajemen sudah berpamitan dengan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo di Rumah Dinas Loji Gandrung, Sabtu (2/12/2017).

Pada Minggu (3/12/2017) pagi, mereka sudah diberangkatkan ke Jepara. Persis GR akan menjalani laga perdana melawan Bangka Selection Bangka Belitung pada Senin (4/12/2017). Dua hari berikutnya, Rabu (6/12/2017), mereka akan menghadapi Persimura Musi Rawas; dan di laga terakhir, Jumat (8/12/2017) menghadapi Blitar United.

“Target kita juara grup dulu. Saya belum memikirkan tahap berikutnya,” jelas Pelatih Persis GR, Eduard Tjong, saat ditemui wartawan di Loji Gandrung.

Edu menegaskan tidak ada alasan bagi Persis GR untuk gagal dari babak penyisihan grup. Menurutnya, persiapan tim sudah matang lantaran sudah ditempa selama delapan bulan.

Sebelum menghadapi putaran final, Persis GR sudah menjalani 13 kali uji coba baik dengan klub dengan level di bawah, satu level dan level di atasnya. Jadwal uji coba juga dibuat padat dengan jeda istirahat satu hari sebagai simulasi putaran final.

“Kami juga sudah mengantisipasi musim hujan. Saya sudah mengajak latihan anak-anak di tengah guyuran hujan. Bahkan kita juga pernah latihan di lapangan banjir. Semua sudah kita persiapkan semaksimal mungkin. Jadi saya tidak mau dengar alasan dari para pemain. Yang perlu ditekankan sedikit adalah soal mental. Tapi, kami sudah mengudang psikiater dan akademisi untuk meningkatkan mental anak-anak,” jelas Edu.

Edu mengaku masih buta dengan kekuatan tiga tim lain di Grup H. Dia meyakini empat tim di Grup H punya kualitas yang tidak terlalu jauh perbedaannya. Namun, Edu memperkirakan tiga tim yang menjadi lawan Persis GR punya mental spartan.

Kolom

GAGASAN
Tantangan Guru pada Era Digital

Gagasan ini dipublikasikan Harian Solopos edisi Sabtu (25/11/2017). Esai ini karya Novy Eko Permono, alumnus Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah novyekop@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Krisis multidimensional yang dihadapi bangsa Indonesia semakin pelik mana kala arus…