Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Solopos/Antara) Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Solopos/Antara)
Minggu, 3 Desember 2017 14:20 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Kerugian Masih Dihitung, Longsor Masih Berpotensi Terjadi di Sleman

“Masih ada titik-titik potensi pergerakan tanah”

Solopos.com, SLEMAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman masih belum menghitung jumlah kerugian akibat bencana badai Cempaka di wilayah Sleman. Pasalnya, saat ini relawan masih fokus pada penanganan kebencanaan.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sleman Makwan mengatakan, pihaknya masih fokus menangani penanggulangan bencana sehingga estimasi jumlah kerugian belum selesai dihitung. Apalagi, medan di wilayah Prambanan cukup sulit dan potensi pergerakan tanah masih mungkin terjadi. “Jadi kami masih fokus ke penanganan bencana,” ujarnya kepada Harian Jogja, Jumat (1/12/2017).

Bila di wilayah Wukirharjo kondisi tanah sudah dinilai stabil, tetapi tidak dengan dua desa lainnya yakni Gayamharjo dan Sumberharjo. “Masih ada titik-titik potensi pergerakan tanah. Ini yang kami waspadai. Apalagi saat ini sedang ada badai Dahlia,” ujarnya.

Perkembangan Penanganan Dampak Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem di wilayah Sleman hingga 1 Desember telah mengakibatkan kejadian bencana dari angin kencang, longsor hingga banjir. Data titik pengungsian, dampak kerusakan, korban jiwa, dan jumlah pengungsian sudah direkap.

Titik pengungsian di wilayah Sleman berada di satu titik. Total ada 56 jiwa yang mengungsi. “Kami masih lakukan evakuasi di beberapa titik,” kata Makwan.

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…