Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri) berbincang dengan salah satu pemilik rumah tak layak huni di Kabupaten Grobogan, Jateng, Selasa (28/11/2017). (Instagram-@ganjar_pranowo) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri) berbincang dengan salah satu pemilik rumah tak layak huni di Kabupaten Grobogan, Jateng, Selasa (28/11/2017). (Instagram-@ganjar_pranowo)
Minggu, 3 Desember 2017 17:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KEMISKINAN JATENG
Temui Rumah Tak Layak Huni di Grobogan, Begini Respons Ganjar

Kemiskinan di Jateng ditunjukkan dengan masih adanya rumah tak layah huni di Kabupaten Grobogan.

Solopos.com, PURWODADI – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengaku menemui wujud kemiskinan berupa rumah tak layak huni di salah satu kawasan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (28/11/2017). Ia pun merasa prihatin dengan keadaan rumah milik salah satu warga di Kabupaten Grobogan tersebut.

Melalui akun Instagramnya, @ganjar_pranowo, sang gubernur Jateng mengaku menemui salah satu rumah tak layak huni itu di tengah-tengah perjalanan roadshow yang ia jalani. “Dalam rangkaian perjalanan roadshow saya melihat rumah warga yang sejujurnya tidak layak huni,” tulis sang Ganjar Pranowo.

Ia mengaku rela menunggu si pemilik rumah yang sedang pergi. Setiba si pemilik rumah, sang gubenur diizinkan masuk untuk melihat kondisi di dalam rumah. “Namun ternyata tuan rumahnya sedang pergi dan kami tunggu,” imbuh Ganjar.

Di samping rasa prihatin yang ia ungkapkan, Ganjar sayangnya tak menjelaskan pemilik rumah tak layak huni sebagai wujud kemiskinan di Jateng itu menerima bantuan atau tidak. Namun demikian, tindakan Ganjar yang mengecek langsung salah satu rumah tak layak huni di Grobogan itu menuai sanjungan dari netizen.

Netizen menilai Ganjar memiliki hati mulia dan dianggap sebagai pemimpin yang peduli terhadap rakyatnya. “Mulia sekali kegiatan bapak @ganjar_pranowo. Semoga diberikan pahala bagi semua orang yang perduli,” tulis pengguna akun Instagram @rizkybagusharsono.

“Hebat gubernur Jawa Tengah. Alhamdulilah punya pak gubernur yang peduli warganya,” timpal pengguna akun Instagram @kristinnatalia9675.

Sementara itu, pada unggahan foto yang sama, sang gubernur mengajak segenap warga Jateng untuk saling peduli dengan melaporkannya kepada dia jika menemui rumah tak layak huni. Ia menyatakan rumah tak layak huni akan mendapatkan bantuan dana dari APBD dan APBN untuk diperbaiki. “Laporkan rumah tidak layak huni di desamu. Nanti akan kami keroyok bersama-sama melalui APBD kabupaten dan provinsi serta APBN dari pusat. Yuk bantu kami,” tandas politikus PDI Perjuangan tersebut. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…