SPG berjaga di Showroom Hyundai, Solo Baru, Selasa (24/2/2015). (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos) SPG berjaga di Showroom Hyundai, Solo Baru, Selasa (24/2/2015). (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Minggu, 3 Desember 2017 05:30 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Roda 4 Share :

Jeep Mulai Produksi Truk Pikap Wrangler Satu Tahun Lagi

Jeep mengungkap produksi truk pikap berbasis Wrangler.

Solopos.com, OHIO – Kabar terbaru datang untuk penggemar mobil gahar Jeep. Perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa produksi truk pikap berbasis Wrangler dijadwalkan akan dimulai sekira satu tahun dari sekarang.

Dilansir Motor1, Senin (27/11/2017), pada acara Moab Easter Jeep Safari tahun lalu, produsen asal Ohio, AS ini memperkenalkan konsep Crew Chief 715 yang kasar berdasarkan generasi sebelumnya, Wrangler Unlimited.

Sebenarnya, dibutuhkan bentuk truk pikap dengan atap yang cukup mengesankan, begitupun dengan desain yang memberikan penghormatan kepada berbagai kendaraan militer Jeep, termasuk Kaiser M715.

Salah satu sumber orang dalam perusahaan tersebut mengatakan bahwa kendaraan utilitarian Crew Chief 715 akan ditawarkan dengan desain atap yang opsional, seperti Wrangler biasa.

Beberapa ciri styling yang terlihat di Crew Chief 715 itu, diduga akan ditumpuk pada Scrambler, tapi bukan kisi-kisi depan karena desain tersebut akan tetap sesuai dengan warisan dari Wrangler.

Sedangkan, Jeep telah berencana sendiri untuk sepenuhnya mengungkapkan desain Wrangler dua pintu dan Wrangler Unlimited empat pintu pada minggu depan di Los Angeles Auto Show.

Namun, truk pickup tersebut tidak muncul karena akan debut di beberapa titik pada tahun depan, dengan produksi di FCA’s Toledo Assembly Plant yang dijadwalkan akan dimulai pada November 2018.

Meski begitu, sejumlah gambar truk tersebut telah beredar luas di jejaring sosial, sepertinya menunjukkan bahwa tahap pengujian sudah berjalan dengan baik, karena modelnya memang telah dikembangkan selama beberapa tahun.

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…