Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengecek sistem drainase di Jl. Mayjen Sutoyo, Kota Semarang, Jateng. (Instagram-@hendrarprihadi) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengecek sistem drainase di Jl. Mayjen Sutoyo, Kota Semarang, Jateng. (Instagram-@hendrarprihadi)
Minggu, 3 Desember 2017 09:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

INFRASTRUKTUR SEMARANG
Hendi Akui Ada Pembangunan Tak Perhatikan Drainase

Infrastruktur di Kota Semarang ada yang dibangun tanpa memperihatikan drainase.

Solopos.com, SEMARANG – Beberapa pembangunan infrastruktur di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) sempat menjadi keluhan warga lantaran dianggap tak memperhatikan masalah drainase yang dapat menyebabkan banjir. Hal itu pun diakui Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Keluhan warga itu kali pertama disampaikan melalui kolom komentar salah satu foto di akun Instagram sang wali kota, @hendrarprihadi. “Pak tolong usahakan dan pastikan kalau bangun jalan yang kuat, dikasih sistem drainase yang baik, karena banyak titik ketika musim hujan datang jalan langsung rusak dan berlubang karena air ga ngalir ke tempat seharusnya. Banyak korban kejeglong ketika malam dan lubang tertutup genangan,” ungkap pengguna akun Instagram @yugofebtian_.

“Drainase Kota Semarang perlu ditata ulang dan ada tersistem,” tulis pengguna akun Instagram @praboededy21.

Menanggapi hal itu, wali kota yang akrab disapa Hendi itu mengakui ada beberapa pembangunan yang tak memperhatikan sistem drainase. “Contohnya yang ada di Jalan Mayjen Sutoyo Semarang ini,” tulis Hendi melalui akun Instagramnya, Kamis (30/11/2017).

Hendi menyatakan pembangunan infrastruktur yang tak memperhatikan drainase dan dapat menyebabkan banjir di Kota Semarang akan dievaluasi. “Untuk pembangunan yang kurang memperhatikan drainase terus dikoreksi,” imbuh orang nomor wahid di ibu kota Jateng tersebut.

Tanggapan Hendi melalui akun Instagramnya itu mendapatkan respons positif dari warganet yang kebanyakan mengaku sebagai warga Kota Semarang. Mereka berharap upaya sang wali kota dalam memperbaiki infrastruktur demi mencegah banjir di Kota Semarang itu akan benar-benar membuahkan hasil yang menyenangkan. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…