Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memamerkan perubahan tampilan di kawasan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (2/12/2017). (Instagram-@hendrarprihadi) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memamerkan perubahan tampilan di kawasan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (2/12/2017). (Instagram-@hendrarprihadi)
Minggu, 3 Desember 2017 19:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

INFRASTRUKTUR SEMARANG
Bukan Pelangi, Wali Kota Hendi Pamer Wilayah Hijau

Infrastruktur di Kota Semarang tak melulu berwarna pelangi, namun juga ada yng hijau dengan beberapa tumbuhan.

Solopos.com, SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi belakangan hari ini kerap memamerkan perubahan tampilan infrastruktur yang kini berwarna-warni layaknya pelang melalui akun Instagramnya. Hendi—sapaan akrab Hendrar Prihadi—sempat dikriktik lantaran kerap memamerkan perubahan tampilan infrastruktur di Kota Semarang seperti itu.

Orang nomor satu di ibu kota Jawa Tengah (Jateng) itu tampaknya ingin mengobati rasa bosan netizen terhadap perubahan tampilan infrastrukutur yang kini banyak berwarna-warni layaknya pelangi. Juga melalui akun Instagramnya, @hendrarprihadi, Sabtu (2/12/2017), Hendi memamerkan salah satu kawasan yang kini sudah hijau dengan beberapa tumbuhan.

Kawasan yang dipamerkan Hendi dengan tumbuhan hijaunya itu merupakan kawasan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Menurutnya, kawasan tersebut sudah menjalankan suatu program penghijauan. “Penghijauan harus dimulai dari sekitar kita masing-masing,” tulis Hendi pada kolom komentar.

Meski demikian, sebagian warganet mengingkapkan tanggapan yang kurang senang dengan foto yang diunggah Hendi. Sebagian dari mereka ingin sang wali kota tak hanya memperhatikan keindahan infrastruktur, namun juga segera menyelesaikan masalah banjir di Kota Semarang.

Di samping itu, masih dalam melalui kolom keterangan foto yang ia unggah, Hendi menyatakan perbaikan infrastruktur juga begi penting bagi warga Kota Semarang. “Perbaikan infrastruktur mendorong perbaikan kultur,” tegas poplitikus PDI Perjuangan tersebut. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…