Ilustrasi Startup (IST/Garbshare) Ilustrasi Startup (IST/Garbshare)
Minggu, 3 Desember 2017 16:20 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Gerakan 1.000 Startup Digital Sejalan dengan 100 Smart City Sleman

Sleman memiliki potensi yang besar untuk startup bisnis, karena 250.000 mahasiswa ada di Sleman

Solopos.com, SLEMAN-Bupati Sleman Sri Purnomo menilai Kabupaten Sleman patut berbangga karena ditunjuk sebagai salah satu daerah untuk menjalankan program Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital. Menurutnya, gerakan ini juga memiliki kaitannya dengan Gerakan 100 Smart City yang tengah dijalankan Sleman.

“Sebetulnya endingnya smart city ini hampir sama dengan 100 startup digital yakni memudahkan kehidupan masyarakat dari yang awalnya lama menjadi cepat dari yang awalnya sulit menjadi mudah,” jelas Sri, Sabtu (2/12/2017).

Sri juga menjelaskan, Sleman memiliki potensi yang besar untuk startup bisnis, karena 250.000 mahasiswa ada di Sleman. Karenanya, Pemerintah Kabupaten Sleman pun mendorong generasi muda ini untuk dapat terus berkarya. “Bahkan sebelum lulus sudah bisa punya penghasilan, bisa membuka lapangan kerja, sehingga siap terjun ke pasar bebas tingkat ASEAN,” kata Sri.

Baca juga : Sleman Tuan Rumah Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital

Hal ini diamini Surya Eka Prihantoro, Sekretaris Dinas Kominfo Sleman. Menurutnya,  pemerintah berperan memberikan fasilitas bagi seluruh startup yang beraktivitas di Sleman. “Ke depan kami akan lebih banyak berkomunikasi dan berinteraksi dengan startup supaya mereka bisa berkembang,” tambah Eka.

Pemkab, kata Eka, tengah menyusun sebuah solusi yang memungkinkan startup di Sleman bisa saling berbagi ilmu dan ide. “Ini nanti akan kita realisasikan pada 2018 atau 2019, sehingga nanti perkembangan startup di Sleman itu bisa lebih pesat dan Sleman sendiri menjadi kabupaten yang bisa memproduksi produk-produk dari startup itu agar bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Eka.

lowongan pekerjaan
PT.MERAPI ARSITA GRAHA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…