Kunjunhan wisatawan ke Tebing Breksi melonjak pada long weekend pekan ini, Jumat (1/12/2017). (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak) Kunjunhan wisatawan ke Tebing Breksi melonjak pada long weekend pekan ini, Jumat (1/12/2017). (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak)
Minggu, 3 Desember 2017 07:20 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Gara-Gara Badai Cempaka, Wisatawan Beralih Serbu Sleman

Selain di wilayah Kaliadem, Cangkringan, kunjungan wisatawan ke Tebing Breksi cukup tinggi

Solopos.com, SLEMAN-Bencana banjir akibat Badai Cempaka beberapa waktu lalu melumpuhkan sejumlah lokasi wisata di wilayah Gunungkidul dan Bantul. Wisatawan memilih Sleman untuk mengisi libur panjang pekan ini.

Berdasarkan pengamatan Harian Jogja, Jumat (1/12/2017) jumlah kunjungan wisatawan tampak menyemuti sejumlah lokasi wisata di wilayah Sleman. Selain di wilayah Kaliadem, Cangkringan, kunjungan wisatawan ke Tebing Breksi cukup tinggi.

Pengelola Wisata Kaliadem Siti Kurnia mengatakan, jumlah wisatawan yang mengisi libur panjang di kaki Gunung Merapi tersebut mengalami peningkatan dibandingkan hari normal. Kondisi tersebut, katanya, tidak terlepas dari limpahan wisatawan yang gagal berkunjung ke Gunungkidul.

“Kata driver rental, ada pengalihan lokasi dari wisata area Gunungkidul ke Kaliadem,” jelasnya kepada Harian Jogja, Jumat (1/12/2017).

Akibat tingginya jumlah pengunjung, katanya, tidak sedikit komunitas jeep yang mengalami antrean. Dijelaskan Siti, jika sebelumnya kunjungan ke Kaliadem jumlah retribusi sekitar 500 kunjungan, maka hingga Jumat siang jumlah retribusi sudah mencapai 700-an pengunjung.

“Kalau hari ini mungkin seribu lebih pengunjung. Yang jelas jadwal saya lebih padat hari ini [kemarin] dibandingkan kemarin lusa,” katanya.

Kondisi tersebut juga diakui Ketua Paguyuban Jeep wilayah Timur Bambang Sugeng. Menurutnya, bencana Badai Cempaka yang melanda wilayah DIY sama sekali tidak membuat jumlah wisatawan ke Kaliadem turun. “Sama sekali tidak terpengaruh [turun] justru [wisatawan] melonjak. Kalau kemarin ada sekitar 6.000-an, hari ini [Jumat] menjadi 7.000-an,” jelasnya.

Tidak hanya destinasi wisata Kaliadem yang dikunjungi wisatawan, pemenang penghargaan Pesona Pariwisata Indonesia 2017 untuk destinasi wisata baru terpopuler Tebing Breksi pun mengalami lonjakan kunjungan. “Jumlah pengunjung membludak hari ini [Jumat],” ujar Ketua Pengelola Tebing Breksi, Kholiq Widiyanto.

Sama halnya dengan kunjungan wisatawan ke Kaliadem, Khaliq menduga, tingginya jumlah kunjungan ke Tebing Breksi disebabkan limpahan kunjungan wisatawan yang tidak dapat masuk ke wilayah Selatan seperti ke Gunungkidul dan Bantul. “Sampai pukul 16.30 WIB pengunjung Tebing Breksi mencapai 5125 orang,” ungkap Khaliq.

Berbeda dengan dua lokasi wisata tersebut, Ketua Pokdarwis Desa Wisata Rumah Domes Teletubies Sulasmono mengaku, ada pengaruh jumlah wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut. Apalagi, sebelumnya lokasi wisata itu tergenang banjir.

Meski begitu dia belum bisa memprediksi jumlah kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut. “Bencana banjir ada pengaruhnya [ke Omah Domes]. Hari ini [Jumat] kami hanya dikunjungi tiga bus dari Tulungagung Jawa Timur,” jelas Sulasmono.

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…