Muhammad Sholahuddin Muhammad Sholahuddin (Istimewa)
Minggu, 3 Desember 2017 06:00 WIB Kolom Share :

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id.

Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar isu bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan menghapus tanggungan pendanaan delapan penyakit, yaitu penyakit jantung, kanker, gagal ginjal, stroke, talasemia, sirosis hati, leukimia, dan hemofilia.

Isu tersebut sangat meresahkan masyarakat. Kalau isu itu benar, berarti siapa yang terkena penyakit itu harus menanggung sendiri biaya pengobatannya. Kekhawatiran merebak di tengah masyarakat dan memicu komentar dari berbagai pihak.

Anggota Komisi IX DPR, Okky Asokawati, berpendapat wacana tersebut perlu dipertimbangkan kembali.  Menanggapi hal tersebut, direksi BPJS menyatakan informasi itu tak sepenuhnya benar.  Kepala Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan Nopi Hidayat mengeluarkan siaran pers terkait isu tersebut.

Ia menceritakan awal mula munculnya informasi salah yang kemudian beredar di masyarakat.  Kesalahpahaman berawal dari sebuah diskusi yang digelar pada Kamis lalu (23/11). BPJS Kesehatan diminta memaparkan perkembangan pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Dalam pemaparan tersebut ditampilkan gambaran di Jepang, Korea Selatan, Jerman, dan negara-negara lainnya yang menerapkan cost sharing.  Ia menjelaskan sampai saat ini BPJS Kesehatan tetap menjamin biaya pengobatan delapan penyakit tersebut sesuai ketentuan yang ditetapkan regulasi pemerintah.

Selanjutnya adalah: Sebelum muncul isu mengenai

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…