Slank membawakan lagi pembuka berjudul I Miss You pada Konser Seabad Karanganyar di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Sabtu (2/12/2017). Mereka mulai manggung pukul 21.00 WIB. (Sri Sumi HandayaniJIBI/Solopos)
Minggu, 3 Desember 2017 09:00 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

Duet dengan Slank Nyanyikan "Terlalu Manis", Juliyatmono Tak Hafal Lirik

Bupati Karanganyar Juliyatmono sempat berduet dengan Kaka Slank menyanyikan lagu Terlalu Manis.

Solopos.com, KARANGANYAR — Ada momen lucu saat Slank tampil di konser penutup HUT ke-100 Kabupaten Karanganyar, Sabtu (2/12/2017) malam. Saat itu, vokalis Slank, Kaka, sempat berduet dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Sebelum berduet dengan Juliyatmono, Slank menyanyikan lagu Garuda Pancasila bersama seluruh penonton. Bimbim kembali menyumbangkan suaranya dengan menyanyikan Indonesiakan Una. Dia berharap seluruh orangtua mendidik anak-anak dengan budaya dan tradisi Indonesia.

Pada lagu ke-12, Kaka mengajak Juliyatmono, menyanyikan lagu Terlalu Manis. Sayangnya, Bupati Karanganyar tidak hafal lirik lagu tersebut. Yuli, sapaan akrab Juliyatmono, menyampaikan konser itu menutup rangkaian acara HUT ke-100 Kabupaten Karanganyar.

“Terima kasih atas seluruh kerja keras, partisipasi, kerjasama seluruh pihak. Terima kasih kepada seluruh yang hadir. Terima kasih kepada Lord Symphoni, pemuda Karanganyar yang berprestasi. Trima kasih atas segala perhatian. Jaga suasana nyaman,” tutur Yuli menyapa penonton dari seluruh Indonesia.

Dia berharap penonton bersikap santun dan damai setelah konser. Dia mengingatkan Slankers memungut sampah berserakan dan dibuang di tempatnya. Yuli menyampaikan kebanggaan karena mengundang Slank. “Slank membawa pesan moral luar biasa. Cinta, kejujuran, kasih sayang, kepedulian,” ujar Yuli. Lihat juga: Video “Terlalu Manis” Slank Feat Bupati Karanganyar Juliatmono.

Setelah menyanyikan Terlalu Manis, Slank membawakan Terlalu Pahit, Lembah Baliem, Tong Kosong, dan Pandangan Pertama. Slank membawakan lagu Pandangan Pertama bersama Nirina Zubir. Tetapi, saat itu Kaka memanggil pembawa acara perempuan dan mengajaknya berduet.

Kaka menyambungnya dengan Orkes Sakit Hati. Kaka mengundang penonton perempuan naik ke panggung. Puluhan penonton perempuan yang berdiri dekat panggung langsung naik. Ada yang berlari kemudian memeluk Kaka dari belakang. Rata-rata penonton perempuan mengajak Kaka berswafoto.

Slank melanjutkan lagu Sosial Betawi Yoi (SBY) dan Ku Tak Bisa. Tiga lagu terakhir, Slank membawakan Pala Lo Peyang dari album Palalopeyank, Kamu Harus Pulang, dan Ngeslank Rame-Rame. Slank membawakan 23 lagu dari rencana 20 lagu yang dibawakan.

Kaka menutup konser dengan mengucapkan terima kasih kepada Tuhan karena masih diberikan kesempatan konser di Jawa Tengah. Dia kembali mengingatkan Slankers agar pulang dengan damai dan tertib. Konser Seabad Karanganyar ditutup dengan parade kembang api.

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…