Warga menyolatkan empat jenazah sekeluarga yang menjadi korban bencana tanah longsor di Dusun Duren, Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Sabtu (2/12/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Warga menyolatkan empat jenazah sekeluarga yang menjadi korban bencana tanah longsor di Dusun Duren, Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Sabtu (2/12/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Minggu, 3 Desember 2017 09:30 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

BENCANA PACITAN
Jenazah Satu Keluarga Tertimbun Longsor di Klesem Dievakuasi Manual

Bencana Pacitan, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu keluarga di Desa Klesem yang tertimbun tanah longsor.

Solopos.com, PACITAN — Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu keluarga yang meninggal dunia tertimpa tanah longsor di Dusun Duren, Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Sabtu (2/12/2017) siang.

Jenazah satu keluarga itu dievakuasi dan kemudian dimakamkan permakaman umum desa setempat. Empat jenazah ditemukan atas nama Suparno, 70, Kasih, 65, Sukesi, 40, dan Khairir Rozak, 17.

Kepala BPBD Pacitan Windarto mengatakan saat ini masih ada enam korban yang belum ditemukan. Yaitu Yusuf dan Inem yang merupakan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo; Sarton dan Sipon, keduanya merupakan warga Desa Ketro, Kecamatan Tulakan; Bonatin, warga Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo; dan Tumadi, warga Desa Mlati, Kecamatan Arjosari.

“Jumlah total korban sampai saat ini masih tetap 25 orang. Hari ini sudah ditemukan empat, sehingga tinggal enam korban yang belum ditemukan,” jelas dia, Sabtu. (baca: 3 Jam Bilal Berteriak Minta Tolong di Depan Jenazah Keluarganya)

Empat jenazah yang ditemukan merupakan korban tanah longsor yang terjadi pada Selasa (28/11/2017) lalu. Dari keluarga tersebut, hanya satu orang yang selamat dari bencana alam tersebut yaitu suami Sukesi bernama Bilal.

Proses evakuasi jasad keempat korban terkendala masalah akses jalan yang sangat sempit dan tidak dapat dilalui alat berat. Sehingga proses evakuasi dilakukan secara manual.

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…