Suporter Persis Solo di bangku B6 memasang spanduk berisikan protes saat pertandingan melawan Persipur Purwodadi dalam Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (13/8/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Sabtu, 2 Desember 2017 22:30 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

PSIS Incar Stadion Manahan Jadi Homebase, Rudy Tolak Klub Liga 1

FX Hadi Rudyatmo menolak jika Stadion Manahan dijadikan homebase bagi klub Liga 1, termasuk PSIS Semarang.

Solopos.com, SOLO — Stadion Manahan Solo dibidik menjadi alternatif homebase PSIS Semarang dalam mengarungi musim kompetisi Liga 1 musim depan. Akan tetapi, Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo dengan tegas menolak Stadion Manahan dijadikan homebase klub Liga 1 musim depan.

Orang nomor satu di Kota Solo itu mengaku sudah mendengar rumor rencana PSIS Semarang menjadikan Stadion Manahan sebagai homebase selama mengarungi musim kompetisi Liga 1 tahun depan karena Stadion Jatidiri masih direnovasi.

Manajemen PSIS Semarang memang belum mengajukan surat peminjaman Stadion Manahan sebagai homebase Laskar Mahesa Jenar. Meski begitu, harapan manajemen PSIS Semarang untuk menjadikan Stadion Manahan sebagai homebase itu agaknya bertepuk sebelah tangan.

“Jangan sampai lah Stadion Manahan dipakai untuk homebase klub Liga 1 selama semusim. Kalau untuk homebase yang sifatnya insidental ya silakan. Kalau digunakan untuk homebase selama satu musim kompetisi, saya tidak mengizinkan. Itu nanti akan menjadi preseden yang tidak baik,” ucap Rudy saat ditemui wartawan di Rumah Dinas Loji Gandrung, Sabtu (2/12/2017).

Rudy mengkhawatirkan adanya kesenjangan sosial bila mengizinkan Stadion Manahan untuk homebase klub Liga 1 selama satu musim. “Stadion Manahan itu sudah menjadi markas Persis. Bila Stadion Manahan jadi homebase klub lain selama semusim, nanti bisa memicu kesenjangan di kalangan pemain Persis,” terang Rudy.

Kolom

GAGASAN
Tantangan Guru pada Era Digital

Gagasan ini dipublikasikan Harian Solopos edisi Sabtu (25/11/2017). Esai ini karya Novy Eko Permono, alumnus Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah novyekop@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Krisis multidimensional yang dihadapi bangsa Indonesia semakin pelik mana kala arus…