Para pemain Persis Solo meratapi kegagalan timnya melaju ke babak semifinal Liga 2 usai dikalahkan Kalteng Putra di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Senin (13/11). (Istimewa)
Sabtu, 2 Desember 2017 21:00 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Bertahan di Kalteng Putra, Kas Hartadi Tutup Peluang Jadi Pelatih Persis Solo

Kas Hartadi tak akan menjadi pelatih Persis Solo setelah Kalteng Putra lebih dulu memperpanjang kontraknya untuk Liga 2 musim depan.

Solopos.com, SOLO — Harapan manajemen Persis Solo untuk mendapatkan tanda tangan Kas Hartadi sebagai pelatih kepala Laskar Sambernyawa pada musim depan bertepuk sebelah tangan. Pelatih yang juga mantan pemain Arseto Solo itu mengaku sudah memperpanjang kontraknya sebagai pelatih Kalteng Putra musim depan.

Kas Hartadi mengungkapkan rasa terima kasih kepada manajemen Persis Solo yang menjadikannya sebagai salah satu kandidat pelatih kepala untuk Liga 2 tahun depan. Akan tetapi, Kas Hartadi sudah menutup peluang rapat-rapat untuk melatih Persis Solo musim depan.

“Kalteng Putra sudah lebih dulu menyodori pembaharuan kontrak. Saya sudah menyetujuinya. Jadi mohon maaf, tahun depan saya tetap melatih Kalteng Putra,” kata pelatih yang akan berusia 47 tahun pada 6 Desember nanti itu saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (2/12/2017).

Sebagai putra daerah yang lahir di Solo, Kas Hartadi merasa terhormat bila bisa melatih Persis Solo. Dia pun sudah lama memendam impian untuk melatih tim legendaris yang berdiri pada 1923 itu. Bahkan sampai sekarang impian untuk melatih Persis Solo itu masih ada.

Dia pun berharap bisa diberi kesempatan untuk melatih Persis Solo di masa mendatang. “Impian buat melatih Persis di masa mendatang tetap ada. Untuk musim depan, mungkin antara saya dan Persis Solo belum berjodoh. Tapi, siapa tahu di musim berikutnya, kesempatan itu datang lagi,” paparnya.

Kas Hartadi tidak memungkiri dirinya adalah seorang suporter dari Persis Solo. Saat pulang kampung ke Solo, dia mengaku sudah kerap menyaksikan M. Wahyu dkk. bertanding di Stadion Manahan.

Saking seringnya, Kas Hartadi mengaku sudah hapal dengan karakter permainan Persis Solo di atas lapangan. Hal itu diakui dia sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam mengalahkan Persis Solo saat berjumpa Kalteng Putra di babak delapan besar Liga 2 di Stadion Patriot Candrabhaga bulan lalu.

Kekalahan dari Kalteng Putra itu sekaligus mengubur impian Laskar Sambernyawa promosi ke Liga 2 musim depan. Seusai pertandingan, Kas Hartadi bahkan menyampaikan permintaan maaf kepada Persis Solo dan suporternya karena klub yang diasuhnya mengeleminasi Laskar Sambernyawa di babak delapan besar.

“Saya merasa tidak enak hati. Karena saya, Persis gagal ke Liga 1. Saya minta maaf. Saya hanya berusaha profesional sebagai pelatih,” ucapnya pada saat itu.

Kolom

GAGASAN
Tantangan Guru pada Era Digital

Gagasan ini dipublikasikan Harian Solopos edisi Sabtu (25/11/2017). Esai ini karya Novy Eko Permono, alumnus Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah novyekop@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Krisis multidimensional yang dihadapi bangsa Indonesia semakin pelik mana kala arus…