Sebuah lampu dan bulan purnama yang terlihat terang dan besar saat terjadi fenomena Supermoon di Indramayu, Jawa Barat, Minggu (23/6/2013). Fenomena supermoon terjadi ketika bulan yang mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi sehingga tampak lebih besar dan terang. (JIBI/Solopos/Antara/Dedhez Anggara) Sebuah lampu dan bulan purnama yang terlihat terang dan besar saat terjadi fenomena Supermoon di Indramayu, Jawa Barat, Minggu (23/6/2013). Fenomena supermoon terjadi ketika bulan yang mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi sehingga tampak lebih besar dan terang. (JIBI/Solopos/Antara/Dedhez Anggara)
Sabtu, 2 Desember 2017 20:10 WIB Sains Share :

Jangan Lewatkan Fenomena Super Moon Besok Malam!

Fenomena super moon akan hadir di Indonesia pada Minggu malam.

Solopos.com, SOLO – Fenomena alam super moon akan hadir di Indonesia, Minggu (3/12/2017) malam. Hal itu disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang, Sumatera Barat.

“Jika cuaca cerah, masyarakat bisa melihat bulan penuh dengan ukuran yang lebih besar dari biasanya pada 3 Desember 2017 pukul 22.46 WIB,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono, dihubungi dari Padang, Sabtu (2/12/2017), seperti dilansir Antara.

Pada Senin (4/12/2017), pukul 15.45 WIB, bulan akan berada pada jarak yang paling dekat dengan Bumi sepanjang tahun ini yakni berjarak 357.49 kilometer.

Kategori Bulan yang masuk ke istilah super moon jika bulan purnama ada pada jarak kurang dari 360.000 kilometer dari Bumi. Kedua kondisi itu, merupakan fase purnama saat bulan di posisi perigee. Bulan pada posisi inilah yang biasa dikenal dengan super moon.

Menurut dia, jika masyarakat hendak melihat fenomena astronomi itu secara baik, dianjurkan menggunakan teropong. “Namun dilihat dengan mata telanjang juga bisa,” katanya.

Secara teknis, super moon bisa terjadi tiga kali dalam setahun. Namun yang terlihat pada 3 Desember 2017 merupakan satu-satunya yang bisa dilihat dengan mata telanjang. Hal ini karena tiga super moon sebelumnya bertepatan dengan fase bulan baru.

 

Kolom

GAGASAN
Tantangan Guru pada Era Digital

Gagasan ini dipublikasikan Harian Solopos edisi Sabtu (25/11/2017). Esai ini karya Novy Eko Permono, alumnus Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah novyekop@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Krisis multidimensional yang dihadapi bangsa Indonesia semakin pelik mana kala arus…