Jalan Pasar Kembang yang padat oleh kendaraan yang ingin menjemput wisatawan dan mengarah ke Jalan Malioboro, Jumat (1/12/2017). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja) Jalan Pasar Kembang yang padat oleh kendaraan yang ingin menjemput wisatawan dan mengarah ke Jalan Malioboro, Jumat (1/12/2017). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 2 Desember 2017 06:40 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Ini Dia Rekyasa Lalin di Kawasan Malioboro

Polresta Jogja Siapkan Rekayasa Lalin di akhir Pekan.

Solopos.com, JOGJA— Mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang akhir pekan dan perayaan Maulid Nabi, Polresta Jogja menyiapkan tiga siasat buka tutup jalan di kawasan objek wisata Malioboro. Adapun rekayasa lalu lintas (lalin) itu diberlakukan hingga Minggu (3/12/2017) mendatang.

Rekayasa pertama ialah penguraian kendaraan dari Jalan Margo Utomo menuju Malioboro tidak bisa berbelok langsung menuju Malioboro, di mana harus melewati melawati Jalan Ahmad Jazuli dan memutar ke arah Stadion Kridosono sebelum memasuki Jalan Abu Bakar Ali.

Rekayasa kedua ialah diberlakukannya buka tutup jalan di Jalan KH Ahmad Dahlan (Depan PKU Muhammadiyah Unit 1) arah Nol Kilometer untuk diarahkan ke Jl Bhayangkara, jika terjadi kemacetan.

Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Kanit Turjawali) Polresta Jogja, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tugiman mengatakan, Polresta Jogja telah siap melakukan proses buka tutup di Jalan Pasar Kembang.

“Kami siapkan personel di Jalan Pasar Kembang hari ini[Jumat, 1/12/2017]. Di mana saat wisatawan datang [Keluar dari Stasiun Tugu] kan banyak kendaraan penjemput dan pasti macet itu. Kalau macet parah, nanti arus kendaraan dari selatan dialihkan lewat Jlagran, dan kalau sudah normal akan kita buka lagi jalurnya,” jelas AKP Tugiman, Jumat (1/12/2017) siang.

Kolom

GAGASAN
Tantangan Guru pada Era Digital

Gagasan ini dipublikasikan Harian Solopos edisi Sabtu (25/11/2017). Esai ini karya Novy Eko Permono, alumnus Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah novyekop@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Krisis multidimensional yang dihadapi bangsa Indonesia semakin pelik mana kala arus…