Haris Izmee. (Istimewa/JIBI/Antara) Haris Izmee. (Istimewa/JIBI/Antara)
Sabtu, 2 Desember 2017 23:30 WIB JIBI/Solopos.com/Antara Ekonomi Share :

Hariz Izmee Jadi Bos Baru Google Indonesia

Sebelumnya Hariz bekerja sebagai Country Manager dan Direktur di General Electric Healthcare Indonesia.

Solopos.com, JAKARTA – Microsoft mengumumkan bos baru yang akan memimpin bisnisnya di Indonesia. Perusahaan tersebut menunjuk Hariz Izmee sebagai Presiden Direktur yang baru untuk menggantikan Andreas Diantoro.

Sebelumnya Hariz bekerja sebagai Country Manager dan Direktur di General Electric Healthcare (GEHC) Indonesia. Kemudian ia juga pernah bekerja di GE Aviation sebagai Senior Sales Director. Hariz bertanggung jawab memimpin seluruh penjualan mesin pesawat komersial.

“Haris memiliki rekam jejak kesuksesan bisnis yang mengesankan. Kami sadar bahwa Indonesia sedang berada di posisi yang luar biasa untuk dapat meraih kesempatan pertumbuhan bisnis baru, dan saya sangat senang untuk menyambut Haris yang akan memimpin pelanggan dan mitra kami menuju transformasi digital,” ungkap Presiden Microsoft Asia Pasifik, Andrea Della Mattea, dalam keterangannya, Kamis (30/11/2017).

Di Microsoft, Haris akan bertanggung jawab terhadap pemasaran produk, layanan dan dukungan pelanggan di Indonesia. Ia ditunjuk untuk mempercepat transformasi yang tengah dilakukan Microsoft saat ini, menjadi perusahaan produktivitas dan platform.

Hariz mengungkap visinya yang bersamaan dengan tujuan Indonesia pada 2020. Sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara mendatang, akan menjadi kesempatan bagi mitranya untuk memanfaatkan model bisnis baru dan mempercepat bisnis.

“Saya sangat senang dapat bergabung bersama Microsoft, di saat yang sangat tepat. Aspirasi Indonesia untuk menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020 menunjukkan kesempatan yang sangat besar bagi mitra dan pelanggan kami untuk memanfaatkan model bisnis dan solusi baru dalam mempercepat pertumbuhan bisnis mereka,” ungkapnya.

“Visi Microsoft untuk memberdayakan masyarakat dan komunitas, menggarisbawahi komitmen kami untuk mendukung perjalanan transformasi digital mereka,” imbuh Hariz.

Kolom

GAGASAN
Tantangan Guru pada Era Digital

Gagasan ini dipublikasikan Harian Solopos edisi Sabtu (25/11/2017). Esai ini karya Novy Eko Permono, alumnus Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah novyekop@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Krisis multidimensional yang dihadapi bangsa Indonesia semakin pelik mana kala arus…