Buaya di Dusun Kwagon Desa Sidorejo Godean Sleman menjadi tontonan warga, Jumat (1/12/2017). (Nugroho Nurcahyo/JIBI/Harian Jogja) Buaya di Dusun Kwagon Desa Sidorejo Godean Sleman menjadi tontonan warga, Jumat (1/12/2017). (Nugroho Nurcahyo/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 1 Desember 2017 13:10 WIB Nugroho Nurcahyo/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Seperti Ini Proses Penangkapan Buaya Sepanjang 2 Meter di Godean

Buaya yang menghebohkan warga di Dusun Kwagon Desa Sidorejo Godean Sleman akhirnya tertangkap pada Jumat (1/12/2017) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

 
Solopos.com, SLEMAN– Buaya yang berhasil ditangkap warga di Dusun Kwagon Desa Sidorejo Godean pada Jumat (1/12/2017) pagi jadi ajang foto-foto.

Baca juga : Bajul di Godean Jenis Buaya Muara

Serda Poniman, fungsional Bhabinsa Sidorejo dari Koramil Godean mengungkapkan butuh perjuangan keras warga bersama relawan untuk menangkap buaya tersebut. Pihak yang pertama menangkap adalah relawan Pakuwojo, relawan keamanan di Desa Sidorejo.

“Proses penangkapan butuh waktu satu jam dari sejak pertama ditemukan,” katanya, kepada Solopos.com, Jumat.

Buaya tersebut pertama kali dilihat oleh petani setempat di Kali Soka, Dusun Kwagon sekitar pukul 09.00 WIB. Ia kemudian melapor kepada Dukuh yang kemudian diteruskan ke BPBD Sleman.

Warga dan relawan Pakuwojo dan BPBD kemudian menyusuri Sungai dari Bakungan Kwagon ke tempuran (pertemuan sungai). Buaya ditemukan di kedung Kali Soka, Kwagon Kidul.

Lokasi ini berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi awal penemuan pada Rabu (29/11/2017).

Usai ditangkap, buaya kemudian diikat dan dilepas di halaman warga. Polisi kemudian memasang garis kuning untuk membatasi warga yang ingin mendekati buaya. Usai ditangkap, buaya menjadi ajang foto selfie warga setempat.

Ratusan warga berbondong-bondong datang ke lokasi untuk melihat langsung buaya tersebut dan berfoto-foto.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tenaga gudang, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pertanian Maju, Petani Sejahtera

Gagasa ini dimuat Harian Solopso edisi Kamis (16/11/2017). Esai ini karya Budi Sutresno, anggota staf Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar. Solopos.com, SOLO–“Maju Pertaniannya, Sejahtera Petaninya” adalah semacam doa yang diilhami dari tagline Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjelang perayaan seabad Kabupaten…