Warga mengungsi di tanggul bantaran Sungai Bengawan Solo, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (29/11/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Jumat, 1 Desember 2017 21:00 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Bisnis Solo Share :

Sempat Nyaris Jebol, Tanggul Darurat di Semanggi Solo Aman Kembali

Tanggul darurat di Mojo dan Kenteng, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, sudah diperkuat setelah nyaris jebol.

Solopos.com, SOLO — Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) berharap warga Mojo, Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, tak perlu lagi was-was dengan ancaman tanggul jebol.

Tanggul Bengawan Solo yang sebelumnya kritis akibat terkikis luapan sungai pada Selasa (28/11/2017), sudah diatasi. BBWSBS bersama warga dan pemangku wilayah telah menutup seluruh badan tanggul dengan karung berisi pasir kemudian menguruk kembali tanggul yang terkikis dengan tanah. Tanggul yang terkikis berada di lokasi yang belum tertutup tembok parapet.

“Jadi warga tidak perlu khawatir lagi. Kondisinya cukup aman. Kalaupun air sungai meluap lagi, insya Alloh itu aman. Tanggul darurat yang kemarin kami garap bersama warga sudah cukup kuat,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai Pantai III BBWSBS, Arlendenovega, yang akrab disapa Vega, saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat (1/12/2017).

Dia menjelaskan penguatan tanggul dilakukan di sejumlah lokasi di sepanjang Mojo hingga Kenteng. “Ya memang kemarin ada beberapa lokasi yang terkikis dan satu yang kritis tapi semuanya langsung kami tangani.”

Sementara itu, Ketua Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Semanggi, Tavip Jaka Susilo, menjelaskan kondisi tanggul kritis sudah diatasi dengan pembuatan tanggul darurat. “Kemarin akhirnya menghabiskan pasir sebanyak dua truk untuk menguruk tanggul di RT 002/RW 023 yang nyaris jebol. Insya Allah sudah aman,” kata Tavip.

Sementara itu, Vega menjelaskan proyek pembangunan parapet akan segera dilanjutkan kembali jika air di Bengawan Solo surut. Saat curah hujan tinggi dan sungai meluap, pekerjaan dihentikan sementara.

LOWONGAN PEKERJAAN
SDIT AL IKHLASH COLOMADU KRA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pertanian Maju, Petani Sejahtera

Gagasa ini dimuat Harian Solopso edisi Kamis (16/11/2017). Esai ini karya Budi Sutresno, anggota staf Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar. Solopos.com, SOLO–“Maju Pertaniannya, Sejahtera Petaninya” adalah semacam doa yang diilhami dari tagline Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjelang perayaan seabad Kabupaten…