Pelatih Persis Solo Freddy Mulli (kedua dari kanan) berbincang dengan asisten pelatih dan pemain Persis Solo seusai sesi latihan di Stadion Manahan, Solo, Selasa (17/10/2017). (JIBI/Solopos/Nicolous Irawan )
Jumat, 1 Desember 2017 23:00 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Urung Mundur, Freddy Mulli Masuk Kandidat Pelatih Persis Solo

Freddy Mulli masuk sebagai salah satu kandidat pelatih Persis Solo yang musim depan kembali berlaga di Liga 2.

Solopos.com, SOLO — Kegagalan membawa Persis Solo promosi ke Liga 1 sempat membuat Freddy Mulli merasa frustasi. Kepada manajemen Persis Solo, pelatih senior berusia 55 tahun itu sempat mengutarakan niatnya untuk mengundurkan diri sebagai calon pelatih Laskar Sambernyawa di musim depan.

“Benar, saya pernah mengutarakan itu karena hati nurani saya merasa gagal membawa Persis promosi ke Liga 1. Itu bagian dari tanggung jawab saya sebagai pelatih. Manajemen dan pemain sempat menahan saya supaya tetap menjadi bagian dari Persis Solo. Mereka memberi waktu kepada saya untuk berpikir ulang terhadap keputusan yang akan saya ambil itu,” ujar Freddy Mulli dihubungi Solopos.com, Jumat (1/12/2017).

Kontrak Freddy Mulli sebagai pelatih Persis Solo memang berlangsung hingga akhir musim kompetisi. Namun, Freddy Mulli masih punya kesempatan untuk melatih M. Wahyu dkk musim depan. Kepada manajemen, eks pelatih Persebaya Surabaya itu mengaku belum pernah menyampaikan pengunduran diri secara resmi sebagai calon pelatih Persis Solo musim depan baik secara lisan maupun tulisan.

Jika ia masih diberi kepercayaan untuk melatih Persis Solo, Freddy mengaku akan menyambut dengan tangan terbuka. “Jika dipercaya lagi jadi pelatih Persis, saya siap. Senang sekali bisa mendapat kesempatan kedua. Sebagai pelatih, saya akan memberikan yang terbaik untuk Persis,” ucapnya.

Freddy Mulli resmi ditunjuk sebagai pelatih Persis Solo menggantikan Widyantoro pada pertengahan Oktober lalu. Hanya berselang sehari setelah menandatangani kontrak, Freddy sudah dihadapkan dengan masalah berat yakni turunnya sanksi larangan bermain di satu laga bagi lima pemain sekaligus.

“Sanksi dari Komisi Disiplin [PSSI] itu tidak wajar. Kalau absen karena akumulasi kartu masih bisa saya terima. Itu yang sempat membuat saya stres. Padahal, saya sudah telanjur menandatangani kontrak dengan tim ini. Sanksi itu berpengaruh terhadap kondisi tim. Apalagi itu laga perdana di babak delapan besar,” terangnya.

Sebelumnya, Wakil Chief Executive Officer (CEO) Persis Solo Dedi M. Lawe mengaku sudah mendengar niat dari Freddy Mulli untuk mengundurkan diri dari calon pelatih Persis Solo musim depan. Meski begitu, menurutnya, nama Freddy Mulli tetap meramaikan bursa calon pelatih Persis Solo sesuai kriteria yang diinginkan manajemen.

Selain Freddy, nama Kas Hartadi juga masuk dalam bursa calon pelatih Persis Solo dalam mengarungi musim kompetisi Liga 2 tahun depan. “Sampai sekarang belum ada keputusan dari manajemen tentang siapa calon pelatih Persis musim depan. Mudah-mudahan pekan depan sudah ada keputusan final,” jelas Dedi.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. TUGU ANDALAN MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pertanian Maju, Petani Sejahtera

Gagasa ini dimuat Harian Solopso edisi Kamis (16/11/2017). Esai ini karya Budi Sutresno, anggota staf Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar. Solopos.com, SOLO–“Maju Pertaniannya, Sejahtera Petaninya” adalah semacam doa yang diilhami dari tagline Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjelang perayaan seabad Kabupaten…