Para abdi dalem memanggul gunungan besar ke arah Kantor Gubernur DIY, Jumat (1/12/2017).(Birgita Olimphia Nelsye/Harian Jogja) Para abdi dalem memanggul gunungan besar ke arah Kantor Gubernur DIY, Jumat (1/12/2017).(Birgita Olimphia Nelsye/Harian Jogja)
Jumat, 1 Desember 2017 12:39 WIB M110/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

GREBEG MULUD
Gunungan Besar Diarak ke Kepatihan, Ini Hanya 8 Tahun Sekali

Acara Maulid Nabi yang digelar Jumat (1/12/2017) berjalan meriah

Solopos.com, JOGJA- Acara grebeg Mulud sebagai puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kraton Ngayogyakarta yang digelar Jumat (1/12/2017) berjalan meriah. Dua gunungan besar diarak dengan iring-iringan mulai dari Masjid Gedhe, Alun-alun Keraton.

Baca juga : Grebeg Mulud Kraton Ngayogyakarta Kali Ini Istimewa, Ini Rangkaian Upacara yang akan Digelar

Iring-iringan tersebut antara lain diawali dengan mobil polisi, mobil Badan Penanggulangan Bencana, mobil wildlife conservation Gembira Loka, ambulance, mobil polisi pamong praja, mobil PMI, dan mobil Timsar.

Selain itu juga para paksi katon, prajurit, generasi muda FKPPI, dan PMI ikut mengawal iring-iringan dua gerebeg itu. Ada 4 gajah dari kebun Binatang Gembira Loka yang ikut dalam iringan tersebut. Di belakang, ada dua perempuan warga negara asing dengan berpakaian Jawa tampak mengikuti iring-iringan.

Gunungan besar tersebut diangkat oleh abdi dalem Kraton Ngayogyakarta yang mengenakan seragam berwarna merah. Meskipun keringat bercucuran, abdi dalem tetap semangat membawa iringan tersebut menyusuri Jalan Malioboro.

“Ya kalau gunungannya ngga berat, tapi kayunya itu yang berat,” kata Sunarti, seorang Paksi Katon.

Salah satu gunungan besar dibawa ke Kantor Gubernur DIY. “Gunungan besar yang dibawa ke kantor kepatihan [Gubernur] ini cuma 8 tahun sekali saja”, ujar Sunarti.

Gunungan besar berisi kacang panjang, cabai, dan singkong tersebut menarik minat warga dan pengunjung. Warga tampak berkerumun di sekitar gunungan dan mengikuti di belakang iring-iringan. Sampai gunungan memasuki kantor Gubernur, warga masih terus berdatangan.

LOWONGAN PEKERJAAN
BC.BANK, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pertanian Maju, Petani Sejahtera

Gagasa ini dimuat Harian Solopso edisi Kamis (16/11/2017). Esai ini karya Budi Sutresno, anggota staf Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar. Solopos.com, SOLO–“Maju Pertaniannya, Sejahtera Petaninya” adalah semacam doa yang diilhami dari tagline Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjelang perayaan seabad Kabupaten…