Pengendara sepeda motor melewati jalan raya Pacitan-Ponorogo di Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, yang tertimbun material longsor, Rabu (29/11/2017) pagi. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Pengendara sepeda motor melewati jalan raya Pacitan-Ponorogo di Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, yang tertimbun material longsor, Rabu (29/11/2017) pagi. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Jumat, 1 Desember 2017 08:30 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

BENCANA PACITAN
3 Jalur Utama ke Pacitan Ini Bisa Dilintasi Kendaraan

Bencana Pacitan, akses jalan menuju Pacitan sudah bisa dilewati.

Solopos.com, PACITAN — Tiga akses utama menuju Kabupaten Pacitan sudah bisa dilalui kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, Kamis (30/11/2017). Pengendara yang melintasi jalan tersebut diharapkan untuk tetap waspada dan berhati-hati.

Tiga akses utama yang sudah bisa dilalui pengguna jalan yaitu jalan raya Pacitan-Ponorogo, jalan lingkar selatan Pacitan-Trenggalek, dan jalan Pacitan-Solo/Pacitan-Yogyakarta. Sebelumnya tiga akses utama itu tidak dapat dilalui lantaran tertimbun longsoran.

Kasatlantas Polres Pacitan AKP Hendrik Kusuma Wardana mengatakan tiga jalur utama menuju Kabupaten Pacitan sudah bisa dilewati kendaraan bermotor.

“Sementara kami cek mulai Rabu (29/11/2017) sore hingga magrib malam untuk jalur Pacitan-Tenggalek ada longsor, tiang listrik roboh,” ujar dia kepada wartawan Kamis.

Dia mengatakan jalur Pacitan-Ponorogo juga sudah bisa dilalui kendaraan bermotor. Namun, pengendara perlu berhati-hati karena di Km 9 Desa Gegeran, Kecamatan Arjosari, separuh jalan longsor.

Longsor di jalur tersebut memang sduah dibersihkan, kata dia, namun di jalan masih ada batu maupun sisa longsoan.

Dia menyarankan warga dari Ponorogo yang hendak ke Pacitan atau sebaliknya tidak melewati jalur tersbut. Hendrik menyarankan warga melalui jalur Ngadirojo-Wonogiri-Baturetno-Giriwoyo yang dinilai lebih aman.

LOWONGAN PEKERJAAN
CV. Trisakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pertanian Maju, Petani Sejahtera

Gagasa ini dimuat Harian Solopso edisi Kamis (16/11/2017). Esai ini karya Budi Sutresno, anggota staf Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar. Solopos.com, SOLO–“Maju Pertaniannya, Sejahtera Petaninya” adalah semacam doa yang diilhami dari tagline Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjelang perayaan seabad Kabupaten…