PLN Distribusi DIY Jawa Tengah melakukan peninjauan ke salah satu titik terdampak badai Cempaka di Dusun Kebo Sungu II, Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Bantul, Jumat (1/12/2017). (Harian Jogja/Holy Kartika N.S) PLN Distribusi DIY Jawa Tengah melakukan peninjauan ke salah satu titik terdampak badai Cempaka di Dusun Kebo Sungu II, Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Bantul, Jumat (1/12/2017). (Harian Jogja/Holy Kartika N.S)
Jumat, 1 Desember 2017 23:20 WIB Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

BADAI CEMPAKA
PLN Kesulitan Jangkau Titik Kerusakan Trafo

Ratusan trafo masih diupayakan pemulihan setelah bencana badai Cempaka

Solopos.com, BANTUL-Ratusan trafo masih diupayakan pemulihan setelah bencana badai Cempaka yang melanda DIY dan Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Baca juga : Listrik Mati 3 Hari, Warga Demo di PLN Bantul

Kendati belum bisa memastikan nila kerugian, PLN Distribusi DIY dan Jawa Tengah mengklaim kerugian terbesar tidak hanya pada trafo, tetapi juga jaringan distribusi.

Manager Distribusi PLN DIY dan Jawa Tengah, Hendra Slamet Riyadi mengatakan banyak trafo yang jatuh dan mesti dilakukan penggantian. Sedangkan tiang trafo patah dan tergenang air masih dapat dimanfaatkan.

Saat meninjau perbaikan trafo di pinggir Sungai Oyo di Dusun Kebo Sangu II, Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Hendra memaparkan akses jalan yang masih banyak tertutup menghambat PLN dalam upaya memperbaiki jaringan distribusi listrik ke warga.

“Makanya, sejak Selasa listrik juga tidak bisa teraliri di desa ini dan desa lainnya yang juga terdampak bencana kemarin,” ujar Hendra, Jumat (1/12/2017).

Jumlah pelanggan yang merugi akibat tak bisa mendapat aliran listrik di wilayah DIY dan Solo kurang lebih mencapai 70.000 pelanggan di saat bencana tersebut.

Namun, perlahan beberapa jaringan di lokasi yang dijangkau sudah dapat diperbaiki dan kurang lebih sekarang masih ada sekitar 40.000 pelanggan yang masih menunggu listrik kembali.

LOWONGAN PEKERJAAN
BC.BANK, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pertanian Maju, Petani Sejahtera

Gagasa ini dimuat Harian Solopso edisi Kamis (16/11/2017). Esai ini karya Budi Sutresno, anggota staf Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar. Solopos.com, SOLO–“Maju Pertaniannya, Sejahtera Petaninya” adalah semacam doa yang diilhami dari tagline Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjelang perayaan seabad Kabupaten…