Demian Aditya (Instagram @_demianaditya_) Demian Aditya (Instagram @_demianaditya_)
Jumat, 1 Desember 2017 14:30 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Aksinya Disebut Telan Korban, Demian Didesak Beri Penjelasan

Demian didesak memberikan penjelasan terkait aksi sulapnya yang dikabarkan menelan korban.

Solopos.com, SOLO – Permainan sulap Demian Aditya di ajang SCTV Music Awards 2017, Rabu (29/11/2017), malam, menyisakan kisah tragis. Menurut kabar yang beredar, aksinya kala itu membuat sang asisten terkapar di rumah sakit lantaran terluka parah.

Dalam ajang tersebut, Demian menyuguhkan permainan The Death Drop yang berjalan kurang mulus di ajang America’s Got Talent beberapa waktu lalu. Kali ini, dia memang berhasil lolos tanpa terluka dari peti yang di bawahnya terdapat tiga tombak api. Namun, menurut kabar yang beredar posisinya di peti itu digantikan oleh seorang pria bernama Edison Wardhana.

Nahas, Edison kabarnya terluka parah lantaran tidak berhasil meloloskan diri sebelum peti tersebut meluncur ke bawah dan hancur tertusuk tombak api. Sayangnya, sampai saat ini Demian tak kunjung memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Tapi, kabar soal insiden mengerikan ini telah terlanjur tersebar luas di dunia maya. Netizen agaknya sangat penasaran dengan kebenaran kabar itu. Mereka lantas mendesak Demian memberikan klarifikasi. Hal itu mereka sampaikan melalui kolom komentar di laman Instagram pribadi Demian, @_demianaditya_, Kamis (30/11/2017).

Aksi Demian yang memakan korban (Instagram @_demianaditya_)

Aksi Demian yang memakan korban (Istimewa/Instagram/@_demianaditya_)

“Ini sebenarnya bagaimana kejadian aslinya? Kalau mau main sulap enggak usah pakai pemeran pengganti. Kalau akhirnya begini kan kasihan keluarganya. Berikan penjelasan dong, jangan jadi pengecut,” desak @takdir.agus_kalhu.

“Aksi begini risikonya tinggi. Kamu kan pernah gagal dulu. Enggak belajar dari pengalaman ya? Demi tontonan yang bikin wow sampai harus mengorbankan orang lain? Sedih saya,” sambung @yuliantyhl.

“Mas, kalau mau jadi pesulap yang andal sih enggak masalah. Tapi, jangan sampai mengorbankan nyawa orang lain demi kata sempurna. Karena kesempurnaan hanya milik Allah,” sambung @azwitameri.

“Kasih penjelasan dong bang. Masak malah diam begini. Kan enggak asyik banget. Berani berbuat harus berani bertanggung jawab juga. Gagal itu memang biasa. Tapi, setidaknya jangan seperti ini,” sambung @emhaganzakil.

 

 

LOWONGAN PEKERJAAN
DICARI TEKNISI TV KABEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pertanian Maju, Petani Sejahtera

Gagasa ini dimuat Harian Solopso edisi Kamis (16/11/2017). Esai ini karya Budi Sutresno, anggota staf Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar. Solopos.com, SOLO–“Maju Pertaniannya, Sejahtera Petaninya” adalah semacam doa yang diilhami dari tagline Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjelang perayaan seabad Kabupaten…