Mobil Toyota Avanza warna hitam ringsek setelah menghantam bus dalam kecelakaan karambol di Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Kamis (30/11/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos) Mobil Toyota Avanza warna hitam ringsek setelah menghantam bus dalam kecelakaan karambol di Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Kamis (30/11/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Kamis, 30 November 2017 16:27 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

KECELAKAAN SRAGEN
Rantai Derek Putus, Avanza Nyelonong dan Tabrak Pengendara Supra

Kecelakaan Sragen, Avanza yang tengah diderek terlepas karena rantai derek putus.

Solopos.com, SRAGEN — Mobil Toyota Avanza Nopol W 1659 RF yang tengah diderek dari jalan raya Solo-Sragen kawasan Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, menuju Mapolres Sragen tiba-tiba terlepas dan tergelincir hingga menabrak pengendara Honda Supra X berpelat nomor AD 4290 TY yang tengah melintas, Kamis (30/11/2017).

Kecelakaan itu mengakibatkan sang pengendara Honda Supra, Agung Mulyantoro, 58, warga Kampung Sidomulyo RT 046/RW 013, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, terluka. Korban dilarikan ke RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen

Awalnya, tim Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen menyiapkan mobil derek untuk membawa Avanza dari Pungkruk ke Mapolres Sragen. Avanza tersebut sebelumnya terlibat kecelakaan karambol dengan tiga kendaraan lain yakni bus Harta Sanjaya dan dua sepeda motor di di jalan raya Solo-Sragen kawasan Pungkruk.

Dalam kecelakaan tersebut, delapan orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. (baca: Avanza Hantam Bus Harta Sanjaya dan 2 Motor di Pungkruk, 8 Terluka)

Avanza yang dalam kondisi ringsek pun ditarik dengan mobil derek. Tetapi setelah melewati simpang tiga Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, rantai derek putus sehingga Avanza lepas dan tergelincir ke lajur. Mobil itu mengenai motor yang dikendarai Agung Mulyantoro.

Agung mengalami luka-luka dan dievakuasi oleh tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen yang dikoordinir Warseno. Dia lalu dievakuasi tim PMI dan dilarikan ke IGD RSUD Sragen dan ditangani bersama korban kecelakaan karambol di Pungkruk.

“Saya sendiri yang mengevakuasi korban kecelakaan di dekat simpang tiga DKK. Iya, bapak-bapak yang menjadi korban kecelakaan itu disebabkan terkena hantaman mobil Toyota Avanza yang kecelakaan di Pungkruk dan lepas saat diderek hingga di depan Swalayan Mitra itu. Padahal bapak-bapak itu mengendari motor dari timur dan mobil derek membawa dari barat. Begitu lepas ke jalan langsung menyelonong ke selatan dan mengenai bapak-bapak itu,” ujar Warseno.

Terkait kejadian itu, Polisi Satlantas Polres Sragen melakukan olah kejadian perkara di dua lokasi kecelakaan, yakni di Pungkruk dan di Jl. Raya Sukowati depan Swalayan Mitra Sragen.

Diberitakan, kecelakaan karambol melibatkan mobil Toyota Avanza, bus jurusan Solo-Sragen Harta Sanjaya, dan dua motor terjadi di jalan raya Solo-Sragen, tepatnya di Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Kamis. Delapan orang mengalami luka-luka dalam kejadian itu.

Peristiwa bermula saat Santosa, 47, warga Dukuh Tegalrejo RT 22A, Desa/Kecamatan Masaran, Sragen, menghentikan bus Harta Sanjaya berpelat nomor AD 1612 BE yang dikemudikannya di depan halte bus Pungkruk untuk menunggu penumpang pukul 07.30 WIB.

Setelah beberapa saat mengetem, Santosa hanya mendapat tiga penumpang dan ia langsung berangkat sesuai trayek ke Solo. Baru berjalan kurang dari 100 meter, tiba-tiba dari arah Solo melaju mobil Toyota Avanza hitam W 1659 RF yang dikemudikan Suyanto, 57, warga Sidoarjo, Jawa Timur, langsung menghantam bagian kanan depan bus.

“Hantamannya sangat keras karena mobil itu sampai terdorong ke belakang dan mengenai dua pengendara motor Honda Vario. Beruntung saya tidak apa-apa tetapi mobil itu ringsek. Semua korban langsung dilarikan ke RSUD.  Tidak ada yang meninggal dunia,” ujar Santosa saat berbincang dengan solopos.com di lokasi kejadian, Kamis.

LOWONGAN PEKERJAAN
Shunda Plafon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sentilan Realitas di Bak Truk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (22/11/2017). Esai ini karya Shela Kusumaningtyas, penulis dan alumnus Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro Semarang. Alamat e-mail penulis adalah kusuma.cel@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Masyarakat di sepanjang jalur pantai utara Jawa umumnya terbiasa menyaksikan lalu…