Ilustrasi orang tenggelam. (JIBI/Semarangpos.com/Doc.) Ilustrasi orang tenggelam. (JIBI/Semarangpos.com/Doc.)
Rabu, 29 November 2017 21:35 WIB Ahmad Wakid/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

Tragis, Ibu-Anak Manyaran Wonogiri Meninggal Terseret Arus Sungai

Ibu dan anak asal Manyaran, Wonogiri, meninggal dunia akibat terseret arus sungai.

Solopos.com, WONOGIRI — Dua orang ibu dan anak ditemukan meninggal dunia karena terseret arus Sungai Sukun di Punduhsari, Manyaran, Wonogiri, Rabu (29/11/2017) pukul 07.00 WIB. Keduanya yakni Painem, 55, dan Aditia Widodo, 23, warga Lingkungan Batusari RT 002/RW 005, Punduhsari, Manyaran.

Kapolsek Manyaran, Iptu Abu Bakar Sidiq, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Mohammad Tora, mengatakan Aditia mempunyai penyakit epilepsi sehingga ibunya menemani buang air besar di sungai belakang rumahnya. Namun, Aditia terpeleset dan jatuh ke sungai.

“Saat itu sungai arusnya deras sehingga Aditia terseret arus. Painem yang tidak bisa berenang berusaha menolongnya dengan menceburkan diri ke sungai. Namun, Painem justru hanyut terseret arus sungai,” ujarnya ketika dihubungi Solopos.com, Rabu.

Saat kejadian tersebut, tidak ada seorang warga pun yang melihat. Kejadian tersebut baru diketahui ketika mertua Painem, Minto, curiga menantu dan cucunya tak juga kembali ke dalam rumah.

Akhirnya, dia menyusul mereka ke belakang rumah. Namun, dia hanya mendapati celana cucunya. Kemudian dia berteriak minta tolong sehingga warga berdatangan. Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi tidak ditemukan, mereka melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat.

Akhirnya, ibu dan anak itu ditemukan di bawah Air Terjun Grojogan Beton, 1 km dari lokasi ditemukannya celana milik Aditia sekitar pukul 08.00 WIB. Kemudian warga, anggota Polsek Manyaran, dan petugas Koramil Manyaran mengevakuasi kedua korban untuk di bawa ke rumah duka. “Kedua korban mengalami luka di kepala akibat terbentur bebatuan sungai,” jelasnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tenaga gudang, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Meme, Tiang Listrik, dan Humor Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (21/11/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, esais yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gtmail.com. Solopos.com, SOLO–Setelah foto dirinya terbaring sakit dengan berbagai peralatan medis menempel di tubuhnya beberapa waktu lalu…