Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah) Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Rabu, 29 November 2017 15:05 WIB Ahmad Wakid/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

Ibu & Anak Meninggal Berpelukan Tertimbun Longsor di Tirtomoyo Wonogiri

Longsor Wonogiri tepatnya di Tirtomoyo menelan korban jiwa.

Solopos.com, WONOGIRI — Dua warga ditemukan tidak bernyawa tertimbun longsoran tanah di Dlempih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Rabu (29/11/2017) pagi.

Keduanya merupakan ibu dan anak masing-masing Suyati, 65, dan Sri, 40, warga Dusun Bengle RT 002/RW 005 Desa Dlepih, Tirtomoyo, Wonogiri. Keduanya merupakan korban tanah longsor di Tirtomoyo, Selasa (28/11/2017) malam.

Selain itu, tim penyelamat juga masih mencari seorang warga, Sudarno, 70, Dusun Ngeluncung, Desa Sidorejo, Tirtomoyo, yang juga diduga tertimbun longsor.

“Anak dan ibu itu ditemukan dalam kondisi berpelukan,” kata Camat Tirtomoyo, Kuswarno, kepada solopos.com, Rabu siang. (baca: Total 14 Kecamatan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor)

Menurut dia, peristiwa tanah longsor terjadi pada Selasa sekitar pukul 20.00 WIB di saat hujan mengguyur deras-derasnya.

Awalnya, kata dia, warga mendengar suara ledakan keras dari atas bukit kemudian disusul bunyi bergemuruh. Tak berselang lama, warga berlarian menyelamatkan diri.

Tim penyelamat langsung melakukan evakuasi terhadap ratusan warga yang ada di desa tersebut untuk mengungsi ke tempat yang aman.

“Untuk lokasi longsor warga yang kita mengungsikan sebanyak 20 keluarga. Total warga yang mengungsi di Desa Dlepih ada 480 jiwa,” jelasnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. Djerapah Megah Plasindho, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Meme, Tiang Listrik, dan Humor Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (21/11/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, esais yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gtmail.com. Solopos.com, SOLO–Setelah foto dirinya terbaring sakit dengan berbagai peralatan medis menempel di tubuhnya beberapa waktu lalu…