Pembalap beradu cepat pada final kelas Yamaha Cup Race (YCR) 1 Moped 150cc TU Seeded di sirkuit Stadion Manahan, Solo, Minggu (26/11/2017). (JIBI/Solopos/Nicolous Irawan)
Senin, 27 November 2017 23:25 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Balap Share :

Pembalap Muda Boyolali Moncer pada Ajang Yamaha Cup Race 2017 di Solo

Yamaha Cup Race 2017 digelar di Kota Solo.

Solopos.com, SOLO — Pembalap muda asal Boyolali, Wahyu Nugroho, tampil impresif di ajang Yamaha Cup Race (YCR) 2017. Wahyu berhasil menyapu tiga seri dengan kemenangan termasuk di Kota Solo.

Wahyu tampil di kelas YCR 5atau bebek 150 cc standar pemula  (di bawah 16 tahun). Di kelas ini Wahyu tampil dominan dan berhak meraih trofi karena terus menjadi yang tercepat. Seusai perlombaan YCR 5, Minggu, Wahyu tak kuasa menahan tangis setelah memastikan trofi.

“Saya terharu karena dari awal seri saya bisa posisi pertama terus,” ujar rider tim DFP Garasi FBRT ADD UJK MRT ini.

Wahyu ternyata juga tampil di kelas YCR 6 atau bebek 125 standar pemula. Di kelas ini, Wahyu juga tampil baik dengan menjadi runner up kejuaraan. Sementara itu local hero asal Solo, Reynaldo Dhevara, harus puas berada di peringkat tujuh klasemen akhir di kelas YCR 3 (150 cc tune up pemula) dengan raihan 18 poin dari tiga balapan.

Sesama pembalap Solo, Agus Setyawan, membuntuti di peringkat delapan kelas YCR 3 dengan 10 poin. Juara umum di kelas itu diraih pembalap asal Jogja, Daffa Krisna dengan koleksi 54 poin.

Di sisi lain, antusiasme penonton juga mendapat pujian. Dalam dua hari perlombaan, Sabtu-Minggu (25-26/11/2017), sedikitnya 12.000 orang memadati sirkuit dengan panjang lintasan 850 meter ini. Jumlah ini lebih banyak dibanding penonton di seri kedua YCR di Kediri, 21-22 Oktober 2017. Saat itu aksi Wildan Goma dkk. disaksikan sekitar 10.000 pasang mata.

General Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M. Abidin, pun mengapresiasi sambutan publik Solo yang begitu antusias menyaksikan perlombaan. Di seri Solo, YCR diramaikan 131 rider yang bertarung di sembilan kelas bergengsi. Seri pamungkas YCR 2017 itu juga dihadiri juara World Supersport 300 di Sirkuit Jerez, Spanyol, Galang Hendra.

“Sambutan luar biasa dari Solo yang terkenal akan budayanya,” puji Abidin, Senin (27/11/2017).

Abidin mengatakan ajang YCR tak hanya bicara soal meraih trofi tertinggi. Pihaknya berharap balapan tersebut dapat menjadi langkah untuk memunculkan rider-rider baru yang berbakat. “Utamanya memberikan edukasi pada rider binaan Yamaha Indonesia agar mereka dapat terus berprestasi,” ujar Abidin.

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pertaruhan Messi dan Ronaldo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (20/11/2017). Esai ini karya M. Zainal Muttaqien, dosen di Jurusan Sastra Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainaldo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Babak play off kualifikasi Piala Dunia 2108 telah selesai,…