Masjid Al Rawdah setelah diserang kelompok bersenjata, Sabtu (25/11/2017). (JIBI/Reuters/Mohamed Soliman) Masjid Al Rawdah setelah diserang kelompok bersenjata, Sabtu (25/11/2017). (JIBI/Reuters/Mohamed Soliman)
Minggu, 26 November 2017 21:45 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Korban Serangan Masjid Mesir Bertambah Jadi 305 Orang

Korban penyerangan di masjid Mesir bertambah menjadi 305 orang.

Solopos.com, SOLO – Korban tewas dalam serangan bom dan penembakan yang terjadi di sebuah masjid Sufi di Utara Sinai, Mesir terus bertambah menjadi 305 orang. Korban tewas termasuk 27 anak-anak.

Dilansir CNN, Minggu (26/11/2017), 128 orang mengalami cedera, menurut sebuah pernyataan dari Kejaksaan Agung yang dibacakan di saluran berita negara Mesir, Nile TV.

Sebanyak 25-30 orang bersenjata melakukan serangan di masjid Al Rawdah Sufi di Bir Al-Abed.

Kejaksaan Agung juga membeberkan detail kronologi serangan brutal tersebut. Penyerang tiba mengunakan mobil jenis SUV dan membawa senapan mesin otomatis. Mereka mengambil posisi di depan pintu masjid.

Korban yang selamat dari insiden tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka menggambarkan bagaimana kejadian mengerikan itu terjadi. Korban mendengar suara tembakan beruntun dan dan ledakan keras di awal serangan. Sejumlah penyerang, beberapa di antaranya bertopeng, langsung memasuki masjid.

Menurut kesaksian korban sang penyerang memiliki janggut, berambut panjang, mengenakan seragam militer, dan dipersenjatai dengan senapan mesin. Setidaknya satu dari mereka masuk masjid dengan membawa bendera Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Namun hingga kini belum ada klaim tanggung jawab dari ISIS.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…