Vida Robi'ah Al Adawiyah Vida Robi'ah Al Adawiyah (Istimewa)
Minggu, 26 November 2017 05:00 WIB Kolom Share :

GAGASAN
Ayah, Spirit Cinta, dan Kepahlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Vida  Robiah Al-Adawiyah, ibu rumah tangga yang aktif di Komunitas Peduli Perempuan dan Anak (KPPA) Benih di Kota Solo sekaligus konselor keluarga. Alamat e-mail penulis adalah mbakvida@gmail.com. 

Solopos.com, SOLOFather is first hero for his son  and first love for his daugthe. November adalah bulan penuh nuansa laki-laki. Begitu saya menyebutnya. Bulan yang di dalamnya terdapat Hari Pahlawan (10 November) dan Hari Ayah Nasional (12 November).

Tidak berlebihan kalau dua spirit  peringatan itu digabungkan untuk mencari hikmah dan semangat. Di tengah hiruk pikuk kehidupan zaman digital dan serbasibuk, menilik kembali peran-peran keayahan adalah sebuah keniscayaan.

Vida Robi'ah Al Adawiyah

Vida Robi’ah Al Adawiyah (Istimewa)

Disadari atau tidak masyarakat di negeri  kita telah tergiring dalam kondisi fatherless country, peran-peran ayah sebagai sosok yang dirindukan dalam kehadiran fisik maupun peran mendidik dan menyentuh sisi-sisi emosional dalam keluarga begitu minim.

Ayah lelah mencari nafkah. Kalau pun ada waktu libur, sebagian para ayah mungkin memilih asyik dengan berolahraga, tidur, atau menikmati hobinya. Kapitalisme dan kesibukan memenuhi kebutuhan mencerabut peran-peran fitrah keayahbundaan sebagai pengasih, pengasah, dan pengasuh anak-anak dan keluarga.

Kebutuhan yang tak berkesudahan memaksa para ayah terus-menerus bekerja dan mencari hiburan di luar keluarganya karena waktu yang seolah-olah tak berjeda . Peran-peran ayah yang kita lihat pada masa lalu sebagai pengayom, pendidik, pelindung nyaris tak menyentuh sisi-sisi emosional anak-anak hari ini.

Selanjutnya adalah: Ayah hanya datang sebagai pahlawan kesiangan

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…