Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa (P3D) Singodutan, Tarjo Harsono (kanan), meneliti berkas pendaftar di kantor desa tersebut, belum lama ini. (Rudi Hartono/JIBI/Solopos) Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa (P3D) Singodutan, Tarjo Harsono (kanan), meneliti berkas pendaftar di kantor desa tersebut, belum lama ini. (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Kamis, 23 November 2017 16:35 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

3.587 Orang Berebut 716 Lowongan Perangkat Desa Wonogiri

Sebanyak 3.587 orang mendaftar seleksi penerimaan perangkat desa Wonogiri.

Solopos.com, WONOGIRI — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri mencatat ada 3.587 orang yang mendaftar seleksi pengisian perangkat desa tahun ini. Mereka akan menjalani uji publik pada 23 November-4 Desember.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas PMD Wonogiri, Totok Sugiyarto, saat ditemui Solopos.com di Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Kamis (23/11/2017), menyampaikan semula jumlah pendaftar 3.589 orang. Setelah panitia tingkat desa meneliti, berkas mereka dinyatakan lengkap dan sah. (Baca: 226 Desa Serentak Rekrut 717 Perangkat Desa)

Seiring berjalannya waktu ada dua pendaftar yang mengundurkan diri. Mereka merupakan pendaftar lowongan Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Singodutan, Selogiri, dan pendaftar lowongan Kepala Dusun (Kadus) Dompol Desa Petirsari, Pracimantoro.

Pengunduran diri pendaftar di Singodutan tak memengaruhi proses pengisian lowongan bersangkutan karena jumlah pendaftar masih memenuhi kuota minimal dua orang. Jumlah pendaftar lowongan Kaur Perencanaan Singodutan masih ada 11 orang.

“Proses pengisian lowongan Kadus Dompol harus dihentikan karena kuota minimal tidak terpenuhi setelah ada satu pendaftar mengundurkan diri. Semula hanya dua orang yang mendaftar formasi tersebut. Setelah salah satunya mengundurkan diri yang tersisa satu orang. Jadi pengisian lowongan bersangkutan harus dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Total lowongan yang proses pengisiannya dihentikan ada enam,” kata Totok.

Jumlah keseluruhan pendaftar itu lima kali lipat dari jumlah total lowongan perangkat desa sebanyak 716 kursi. Data yang diperoleh Solopos.com, ada lowongan yang hanya diminati dua orang.

Ada pula formasi yang diminati 19 orang. Pendaftar laki-laki sebanyak 1.925 orang, sedangkan pendaftar perempuan sebanyak 1.662.

Totok melanjutkan panitia tingkat desa menetapkan para pendaftar sebagai calon peserta ujian tertulis dan wawancara melalui berita acara, Kamis. Penetapan itu menunjukkan pendaftar lolos tahapan penelitian berkas.

Selanjutnya para pendaftar menjalani uji publik hingga 4 Desember mendatang. Teknisnya panitia mengumumkan nama pendaftar di papan informasi kantor desa. Selanjutnya warga dapat menilai rekam jejak para pendaftar.

Jika ada yang keberatan atau memberi masukan dapat disampaikan kepada panitia. “Misalnya ada warga yang merasa pendaftar X memiliki rekam jejak buruk, menjadi tersangka kasus pidana misalnya, informasi dapat disampaikan kepada panitia. Jika informasi warga benar, kepesertaan pendaftar bersangkutan dapat dianulir. Hal itu karena syarat mengikuti pengisian perangkat desa tidak sedang berstatus tersangka atau terdakwa,” imbuh Totok.

Kepala Desa (Kades) Singodutan, Karsanto, membenarkan ada satu pendaftar yang mengundurkan diri. Pendaftar berjenis kelamin perempuan itu mengundurkan diri pada Rabu (22/11/2017). Kendati demikian proses pengisian lowongan yang ditinggalkan pendaftar tersebut tetap berjalan karena jumlah pelamar melebihi batas minimal.

 

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…