Unggahan tentang mobil dinas Sultan oleh akun Boni Nainggolan di akun facebook Info Cegatan Jogja. Unggahan tentang mobil dinas Sultan oleh akun Boni Nainggolan di akun facebook Info Cegatan Jogja.
Rabu, 22 November 2017 14:55 WIB Nina Atmasari/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Salut! Tanpa Pengawal, Mobil Sultan Ikut Antre Macet di Jalan Raya

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kembali menuai pujian dari rakyatnya

Solopos.com, JOGJA- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kembali menuai pujian dari rakyatnya. Ini terjadi ketika seorang warga menemukan mobil dinas Sultan ikut macet di sebuah ruas jalan di Kawasan Klitren Gondokusuman Jogja.

Foto mobil dinas Sultan tersebut diunggah oleh akun facebook Boni Nainggolan di grup Info Cegatan Jogja, Rabu (22/11/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam foto tersebut tampak mobil dinas jenis Toyota Camry dengan nomor polisi AB 1 berada di tengah-tengah kemacetan.

Mobil yang diketahui merupakan mobil dinas Sultan itu juga tidak diiringi pengawalan. Bersama foto tersebut, akun Boni Nainggolan menulis “Derek langkung lur,Jogja satu tanpa pengawal dijalan jogja yg macet”.

Kontan saja, postingan tersebut direspon oleh warganet. Sebagian besar komentar adalah memuji dan mendukung tindakan Sultan.

Salah satunya adalah akun Isma Warni yang menulis “Mantapppp…..jogja memang istimewa….se istimewa yg no 1 dijogja bpk sri sultan…..”.

Akun Wahyu Rianto berkomentar “Derek bingah..mugi ngarso dalem lapang dada Jogja sakmenika sanajan kota istimewa ugo kota Berhati sabar ..Macet.e merata..disetiap jalan”.

Ada pula akun Rimawan Djogja yang menulis “AB 1 mmg istimewa..tp tdk mau utk diistimewakan terbukti tanpa pengawalan walaupun dijalan yg macet tetap berbaur dgn masyarakat biasa..#bravo AB 1″.

Akun Karto Pawiro berharap tindakan ini diikuti pejabat lain. “Cobo nek kbeh pejabat iso sabar ngono kui,dadi y iso ngrasake rekasane nek wong biasa nggo kndaraan neng ndalan (Coba semua pejabat bisa sabar seperti itu, jadi bisa merasakan susahnya menjadi warga biasa mengendarai kendaraan di jalan)” tulisnya.

Komentar itu didukung oleh akun Tukimin Harum yang menulis “Wangi Ora dikawal + neng bangjo nek abang melu mandeg, istimewa… ? betul kata mbah semar dadi pimpinan sik apik iku ojo dumeh” (Berani tanpa dikawal di lapu merah kalau merah ikut berhenti. Istimewa. Betul kata mbah semar, jadi pimpinan yagn baik itu jangan mentang-mentang).

Seorang warganet dengan akun BHen Dhuw Ryantho bahkan menambahkan informasi bahwa dirinya sering melihat tindakan Sultan tersebut. “Kerep weroh.. Plat AB 1 lewat ndalan tanpa pengawalan (Sering melihat, Pla AB 1 lewat jalan tanpa pengawalan“.

Selain mendukung, ada pula warganet yang bersimpati kepada Sultan. Seperti akun Ramjani yang menulis “Dikawal juga ga pa2 ga ganggu jalan ga bikin ribet justru sy lbh senang jk Sultan dikawal mengingat beliau adalah seorang pemimpin yg tentunya byk hal & pekerjaan yg hrs dipikirkan serta diselesaikan. Kita sebagai rakyat mestinya yo tau diri pd posisi & porsi kita.”

Uniknya, ada perdebatan dalam daftar para komentar. Akun Cahaya Azzahra Eneng mempertanyakan “Ana penumpange ga iku kira2
Jangan2 cuma sopire tok.. (Ada penumpangnya tidak itu kira-kira, jangan-jangan hanya sopir saja).

Komentar itu disanggah warganet lain. Akun Alip Diesel menulisĀ  “Raono penumpange yo raoleh metu to yo lur,mobil ngono kui ora smbarangan waton metu ming sopir tok.
Service perawatan wae eneng mekanik khusus,ora kok mobil e sek lungo neng bengkel.. (Tidak ada penumpangnya ya tidak boleh keluar kan, ya… Mobil seperti itu tidak sembarangan keluar hanya sopir saja)

Dalam waktu empat jam, unggahan itu telah mendapatkan lebih dari 6000 like dan lebih dari 600 komentar. Unggahan itu juga dibagikan ulang oleh lebih dari 50 akun.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…