Ilustrasi perjudian sabung ayam (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi perjudian sabung ayam (JIBI/Solopos/Dok.)
Rabu, 22 November 2017 11:43 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Puluhan Orang Kabur Melompat ke Sungai saat Digerebek Polisi

Polsek Mlati gerebek lokasi sabung ayam.

Solopos.com, SLEMAN— Sebanyak 26 ekor ayam jago disita Polsek Mlati dari lokasi judi sabung ayam di sisi utara Pasar Cebongan, Mlati. Ikut diamankan pula tujuh pelaku pemilik ayam aduan dari lokasi penggerebekan tersebut.

Penangkapan ini dilakukan pada Selasa (21/11/2017) lalu atas aduan dari masyarakat setempat akan adanya aktivitas judi sabung ayam. Petugas mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam perjudian itu. Namun, ada 30 orang lainnya yang berhasil lolos dari kejaran petugas dengan melompat ke kali di sisi barat arena sabung ayam tersebut.

Reskrim Polsek Mlati menyita barang bukti berupa 26 ayam jago, dua buah ember untuk membasuh ayam, dan sebuh kurungan ayam. Kapolsek Mlati, Kompol Yugi Bayu mengatakan pelaku berkerumun menyaksikn sabung ayam yang sedang diadu saat dilakukan penggerebekan. “Siang hari sekitar pukul 11.00,  di utara lapangan cebongan,” katanya, Rabu (22/11/2017).

Ketujuh orang yang sempat ditangkap itu ialah Nur Kasis, 75, Agus Bambang, 55, Sudarto, 48, Mandoyo Suprapto, 70, Tukidi, 61, Ponijan, 45, dan Susanto, 36. Enam diantaranya merupakan warga Sleman yang berasal dari berbagai kecamatan. Sedangkan Ponijan merupakan warga Sedayu, Bantul.

Ketujuh orang itu kemudian dilepas karena petugas tidak menemukan bukti yang cukup untuk dijadikan tersangka dan diproses lebih lanjut. Dari lokasi kejadian, polisi juga tidak berhasil menyita uang yang dijadikan taruhan di arena perjudian itu. Kanit Reskrim Iptu Dandung Pratidina mengatakan jika ketujuh orang itu mengaku hanya sedang mencoba kemampuan ayam jago miliknya masing-masing. “Sifatnya hanya mencoba ayam apakah tarungnya bagus atau tidak,” katanya.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, Iptu Dandung mengatakan pria yang diduga bandar judi tersebut berhasil melarikan diri. Karena itu, pria bernama Jumari itu telah ditetapkan sebagai DPO oleh Polsek Mlati.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…