Bupati Madiun Muhtarom memegang tumor hemangioma di lengan bocah perempuan bernama Apriliana Natasya Putri, Rabu (22/11/2017) sore. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Bupati Madiun Muhtarom memegang tumor hemangioma di lengan bocah perempuan bernama Apriliana Natasya Putri, Rabu (22/11/2017) sore. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Rabu, 22 November 2017 19:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

KISAH TRAGIS
Tak Kunjung Dioperasi, Tumor Tumbuh Sebesar Bola Pingpong di Lengan Bocah Perempuan Madiun

Kisah tragis, seorang bocah perempuan asal Madiun menderita tumor hemangioma.

Solopos.com, MADIUN — Bocah perempuan bernama Apriliana Natasya Putri itu duduk terdiam di pangkuan ibunya, Partini, 37 di teras rumahnya di RT 007/RW 001, Desa Bandungan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu (22/11/2017) sore. Tidak ada yang berbeda dari bocah perempuan berusia 19 bulan itu.

Namun, saat lengan baju bocah itu disingkapkan terlihat benjolan hitam sebesar bola pingpong. Benjolan hitam itu adalah tumor hemangioma. Tumor itu sudah ada di lengan Aprilia sejak lahir.

Tumor di lengan anak ketiga dari pasangan Sumarji dan Partini ini dari waktu ke waktu semakin membesar. Tumor itu tidak segera dioperasi karena Aprilia belum cukup umur untuk menjalani operasi.

“Saat masih bayi sudah dibawa ke rumah sakit dan disarankan dokter untuk dioperasi pada saat usia dua tahun,” kata Sumarji kepada wartawan, Rabu.

Sumarji menceritakan anaknya itu menangis saat tidur dan tumornya terkena benda di sekitarnya. Apalagi saat tergencet, bocah perempuan itu menangis semakin keras.

Penghasilan Sumarji sebagai buruh tani hanya Rp50.000 per hari. Penghasilan itu hanya cukup untuk menghidupi ketiga anak dan istrinya.

Mereka tinggal di rumah sederhana dengan dinding yang sepenuhnya kayu dan lantai rumah dari tanah. Di dalam rumah pun hanya ada beberapa perkakas seperti almari dan beberapa kursi yang sudah usang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Sulis Widyantono, mengatakan tumor yang diderita Aprilia adalah tumor hemangioma. Tumor itu jika dibiarkan akan terus berkembang dan membesar. Untuk itu harus segera dioperasi supaya cepat sembuh.

Namun, dia memastikan tumor itu tidak berdampak pada penyakit lainnya. “Efeknya di kulit dan kebersihan kulit. Tapi tidak sampai ada ancaman kematian,” ujar Sulis.

Menurut dia, lebih baik Aprilia segera dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Apalagi keluarga tersebut telah memiliki Kartu Indonesia Sehat yang bisa dimanfaatkan untuk berobat maupun operasi itu.

Pada Rabu sore, Bupati Madiun Muhtarom mengunjungi Aprilia di rumahnya. Dalam kunjungan itu, Muhtarom memberikan bantuan dan dukungan bagi keluarga miskin itu untuk segera mengoperasi tumor yang tumbuh semakin besar di lengan Aprilia.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…