Peserta seleksi perangkat desa dari sejumlah desa di Kecamatan Teras, Boyolali, berdialog dengan camat setempat, Jumat (10/11/2017). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos) Peserta seleksi perangkat desa dari sejumlah desa di Kecamatan Teras, Boyolali, berdialog dengan camat setempat, Jumat (10/11/2017). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Selasa, 21 November 2017 20:15 WIB Aries Susanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

PEMERINTAHAN BOYOLALI
3 Desa di Teras Ajukan Nota Keberatan Atas Hasil Tes Seleksi Perdes

Tiga desa di Kecamatan Teras, Boyolali, mengajukan nota keberatan atas hasil tes seleksi perangkat desa.

Solopos.com, BOYOLALI — Sedikitnya tiga desa di wilayah Kecamatan Teras, Boyolali, melayangkan nota keberatan kepada camat setempat atas hasil seleksi penerimaan perangkat desa (perdes). Tiga desa itu ialah Tawangsari, Mojolegi, dan Salakan.

Atas hal inilah, ketiga desa tersebut belum mendapat rekomendasi peserta tes yang bakal dilantik sebagai perdes. “Karena kami melayangkan nota keberatan dan belum ada jawaban, rekomendasi dari camat soal siapa peserta tes yang lulus dan akan dilantik juga belum ada,” ujar Kades Tawangsari, Yayuk Supriyanti, kepada Solopos.com, Selasa (21/11/2017). (Baca: Seleksi Perangkat Desa Boyolali Amburadul dan Penuh Kejanggalan, Ada Apa Gerangan)

Berdasarkan data yang didapatkan Solopos.com, nota keberatan itu berisi sikap kades yang menilai adanya cacat hukum dalam pengumuman kelulusan di mana peserta yang lulus hanya satu orang. Sementara dalam Perbup No. 15/ 2017 menyebutkan calon yang dikonsultasikan ke camat minimal dua orang.

Karena itulah, tiga kades itu tak mengajukan nama-nama calon perdes kepada camat. Hingga saat ini di tiga desa itu masih belum jelas siapa yang bakal dilantik jadi perdes.

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…