News
Kamis, 16 November 2017 - 12:10 WIB

Viral! Pria Meninggal Gara-Gara Kipas Angin, Begini Kisah Sebenarnya

Redaksi Solopos.com  /  Jafar Sodiq Assegaf  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Kipas angin yang dipakai Sobthawee Boonkua. (Istimewa/Viral4real)

Pemeriksa medis menyimpulkan bahwa Boonkua meninggal karena hipotermia.

Solopos.com, BANGKOK – Seorang pria asal Thailand, Sobthawee Boonkua, 44, meninggal saat terlelap usai tidur dengan kipas angin. Pria ini dinyatakan meninggal karena hipotermia.

Advertisement

Boonkua diketahui terakhir kali sedang berada di rumah kerabatnya untuk merawat ibunya yang berusia 86 tahun. Karena kemalaman, akhirnya Boonkua memutuskan untuk bermalam.

Dilansir Viral4real, Selasa (14/11/2017), suhu udara di Thailand belakangan ini sedang tidak menentu. Jadi, saat siang hari udaranya sangat panas, tapi ketika malam udaranya bisa sangat dingin dan hal ini tidak disadari Boonkua. Nah, karena alasan itu sebetulnya Boonkua juga sempat mengurungkan niatnya untuk bermalam. Dirinya khawatir tidak bisa tidur di suhu udara yang terlalu panas.

Untuk mengakali udara yang panas di rumah kerabatnya itu, Boonkua pun berinisiatif untuk memboyong 3 kipas angin sekaligus di kamar tidurnya. Hal ini juga bukan karena alasan udaranya panas, tetapi juga karena kamar tidur kerabatnya itu memiliki ventilasi yang buruk.

Advertisement

Tapi, ada hal yang keliru terjadi dimalam itu. ternyata udara kota Chaiyaphum saat malam hari terbilang dingin. Penurunan suhunya pun bisa dikatakan drastis. Dan yang tidak disadari Boonkuan lainnya adalah bahwa tubuhnya tidak memiliki kemampuan penyesuaian diri yang baik dengan perubahan udara drastis.

Alhasil, saat 3 kipas angin itu bekerja dan mendinginkan kamar tidurnya yang mana suhu di luar rumah sedang dingin, tubuhnya pun menggigil dan dia tidak mampu mengendalikan itu semua. Sampai akhirnya muncul kabar duka esok harinya. Ya, Boonkuan diketahui tidak lagi bernapas di tempat tidurnya di depan 3 kipas angin yang masih berputar kencang.

Dijelaskan saksi, tubuh Boonkuan sangat dingin. Bahkan, badannya kaku seperti es. Mengetahui hal tersebut, saksi yang tidak diketahui inisialnya itu langsung memanggil polisi dan ambulans. Letnan Kolonel Thanasit Apiboonworaset dari polisi Muang Chaiyaphum tiba di tempat kejadian pukul 8.30 pagi bersama dengan seorang koroner.

Advertisement

Setelah memeriksa tubuh korban dan menginterogasi anggota keluarganya, pemeriksa medis menyimpulkan bahwa Boonkua meninggal karena hipotermia.

 

Advertisement
Kata Kunci : Kisah Tragis
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif