Pengunjung melihat benda koleksi di Museum Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Selasa (2/5/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Pengunjung melihat benda koleksi di Museum Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Selasa (2/5/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Rabu, 15 November 2017 14:00 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Solo Share :

WISATA SOLO
Wisatawan Kecele Museum Keraton Kasunanan Surakarta Tutup

Wisata Solo, Museum Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tutup tanpa pemberitahuan jelas.

Solopos.com, SOLO — Sejumlah wisatawan terpaksa “gigit jari” saat akan mengunjungi Museum Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di kawasan Baluwarti, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (15/11/2017). Mereka kecele lantaran museum ditutup.

Berdasarkan informasi yang diterima solopos.com, Museum Keraton Solo tutup sejak Sabtu (11/11/2017) pekan lalu. Penutupan museum keraton yang disebut-sebut berkaitan dengan proyek revitalisasi di dalam museum tanpa disertai pengumuman jelas.

Di depan museum tidak ada pengumuman yang gamblang terkait penutupan destinasi wisata tersebut. Penjaga pintu gerbang museum saat didatangi calon wisatawan juga tak memberikan keterangan yang jelas terkait penutupan museum.

“Hanya dibilang, tutup mas. Tapi kami ndak tahu alasannya kenapa kok ditutup, di sana juga tidak ada pengumuman apa-apa,” kata seorang pengunjung asal Ungaran, Wiyadi, saat berbincang dengan solopos.com, Rabu (15/11/2017).

Dinas Pariwisata (Disparta) dan Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Solo juga belum mendapatkan informasi atau pemberitahuan resmi dari manajemen museum keraton terkait penutupan museum.

“Semestinya ada pemberitahuan kepada kami, kepada wali kota, bahkan kepada tour and travel. Setidaknya pelaku pariwisata juga bisa antisipasi, kalau keraton tutup bisa dicarikan alternatif destinasi lain tanpa ada wisatawan yang kecele,” kata Kepala Disparta Solo, Basuki Anggoro Hexa.

Kepala Disbud Solo, Kinkin Sulthanul Hakim, justru tidak tahu jika untuk sementara ini Museum Keraton tidak melayani wisatawan. “Saya malah belum tahu. Memang sampai kemarin belum ada informasi resmi dari pihak museum,” kata dia.

Informasi dari sejumlah juru foto yang meraup rezeki di lingkungan keraton, pada akhir pekan lalu ada puluhan turis asing yang kecele dan kecewa karena gagal mengunjungi museum keraton.

Seorang pekerja di depan Museum Keraton Solo mengatakan museum ditutup karena sedang ada renovasi. “Ditutup sampai kapan saya kurang tahu, kemungkinan sampai pekan depan,” kata pekerja yang tak mau menyebutkan namanya.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun ini menggelontorkan anggaran Rp8,5 miliar untuk merevitalisasi bangunan Keraton Solo. Proyek revitalisasi tersebut dijadwalkan selesai 22 Desember 2017.

Pengageng Parentah Keraton Solo, K.G.P.H. Dipokusumo, mengaku belum bisa memastikan kapan Museum Keraton Solo kembali melayani wisatawan. “Ini masih mengejar target untuk penyelesaian renovasi. Mudah-mudahan segera bisa dibuka kembali,” ungkap Dipo.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Mantu Berasa Komunikasi Budaya

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (10/11/2017). Esai ini karya Prilani, pengajar Ilmu Komunikasi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, Jawa Timur. Solopos.com, SOLO–Mantu adalah prosesi ritual para orang tua melepas masa lajang anak-anak mereka. Peristiwa sakral…