Ilustrasi Lapor Hendi. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membuktikan Lapor Hendi masih bisa diandalkan. (Instagram-@hendrarprihadi)
Rabu, 15 November 2017 02:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

WALI KOTA SEMARANG
Ini Bukti Lapor Hendi Bisa Diandalkan...

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membuktikan sistem Lapor Hendi masih bisa diandalkan.

Solopos.com, SEMARANG – Sistem Lapor Hendi yang bertujuan untuk menjembatani laporan yang disampaikan masyarakat Kota Semarang kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sempat menuai kritik karena dianggap tidak efektif. Namun anggapan itu coba dibantah wali kota yang akrab disapa Hendi itu dengan membuktikan bahwa sistem Lapor Hendi masih bisa diandalkan.

Melalui akun Instagramnya, @hendrarprihadi, Selasa (14/11/2017), Hendi mengunggah print-screen laporan salah seorang warganet yang melapor melalui sistem Lapor Hendi di media sosial Twitter. Pelapor itu adalah pengguna akun Twitter @EphaWords yang awalnya melapor kepada Hendi melalui direct message di Instagram, Minggu (5/11/2017) lalu.

Ia melaporkan ada warga penerima beras miskin (raskin) di Jl. Subali Raya, Krapyak, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang yang tak bisa menerima haknya lantaran nama pada surat udangan yang diberikan oleh pihak terkait salah. Hendi lantas menyarankan untuk melapor melalui sistem Lapor Hendi di media sosial Twitter dan layanan pesan singkat.

Benar saja, laporan itu langsung ditanggapi Pemerintah Kecamatan Semarang Barat. “Besok akan kita koordinasi dengan Bu Sukarmi, PKH Kelurahan Krapyak, TKSK Semarang Barat, lurah Krapyak dan Kasi Kesos Kecamatan Semarang Barat. Terima kasih atas informasinya,” tulis pengelola akun Twitter @Kec_SMGBarat.

[Baca juga: Warganet Beberkan Lapor Hendi Kurang Efektif]

Sehari kemudian, pengguna akun Twitter @EphaWords mengungkapkan laporan tersebut benar-benar ditindaklanjuti oleh pihak terkait yang disebutkan Pemerintah Kecamatan Semarang Barat. “Masalah sudah clear, maturnuwun Bu Lurah Krapyak, Kasi Kesos Krapyak, Pak Camat, TKSK @hendrarprihadi @Kec_SMGBarat @LAPOR1708 #LaporHendi,” ungkapnya.

Sebelumnya, sistem Lapor Hendi itu sempat dikritik Koordinator Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jateng, Syukron Salam, yang menilainya tidak efektif. Bukan hanya Syukron Salam, beberapa waktu lalu juga ada warganet yang membeberkan kepada wali kota Semarang bahwa sistem Lapor Hendi tak bisa diandalkan.

[Baca juga: KP2KN Jateng Anggap Lapor Hendi dan Lapor Gub Tidak Efektif]

Dengan bukti yang sudah ia pamerkan itu, Hendi mengajak masyarakat memanfaatkan sistem Lapor Hendi, terlebih melalui layanan pesan singkat. “Ayo bantu kotamu lebih baik – melalui sms aduan #LaporHendi ke 1708 #SemarangSekarang,” tulis wali kota Semarang tersebut melalui akun Instagramnya. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…