Polres Bantul menggelar Operasi Zebra Progo mulai Rabu (01/11/2017) hingga Selasa (14/11/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja) Polres Bantul menggelar Operasi Zebra Progo mulai Rabu (01/11/2017) hingga Selasa (14/11/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 15 November 2017 20:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Wah, Ribuan Pelanggar Lalu Lintas di Bantuk Hanya Ditegur

Polres Bantul tindak 9.622 pelanggar selama Pelaksanaan Operasi Zebra dalam 1-14 November

Solopos.com, BANTUL –— Polres Bantul tindak 9.622 pelanggar selama Pelaksanaan Operasi Zebra dalam 1-14 November. Sebanyak 7.173 pelanggar ditindak berupa tilang, sedangkan 2449 ditindak hanya berupa teguran dari petugas di lapangan.

Kaposko Ops Zebra Polres Bantul, Iptu Sutrisno mengatakan, mayoritas pelanggaran adalah kitidaklengkapan surat berkendara.

“Kebanyakan tidak ada SIM atau STNK. Selain itu tidak memakai pengaman berupa helm dan kelengkapan kendaraan seperti spion, lampu dan plat nomor,” ujarnya Rabu (15/11/2017).

Tidak hanya pelanggaran kendaraan roda dua, tetapi juga ada penindakan untuk pelanggar roda empat seperti angkutan bak terbuka dipakai bukan untuk fungsi aslinya tetapi malah digunakan untuk mengangkut orang.

Sutrisno menegaskan bahwa jajaran Polres Bantul akan terus melakukan pemantauan di lapangan demi meminimalisir angka kecelakaan, meskipun operasi zebra telah berakhir. “Selain, juga terus mengedukasi masyarakat untuk terus tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Mantu Berasa Komunikasi Budaya

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (10/11/2017). Esai ini karya Prilani, pengajar Ilmu Komunikasi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, Jawa Timur. Solopos.com, SOLO–Mantu adalah prosesi ritual para orang tua melepas masa lajang anak-anak mereka. Peristiwa sakral…