Didi Kempot (JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha) Didi Kempot (JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha)
Rabu, 15 November 2017 15:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

Seru, Menhub dan Menperin Menyanyi Bareng Didi Kempot di Kediri

Didi Kempot mengajak dua menteri menyanyi di forum dialog nasional.

Solopos.com, KEDIRI — Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto unjuk gigi menyanyikan lagu Sewu Kuto di sela-sela Dialog Nasional ke-5 Sukses Indonesiaku. Mereka diajak menyanyi bareng oleh pencipta lagu dan penyanyi campursari Didi Kempot.

“Ayo bapak-bapak menteri kita nyanyi dahulu sebelum dialog dilanjutkan,” kata Didi Prasetyo atau Didi Kempot yang menjadi moderator dalam dialog itu di Kediri, Rabu (15/11/2017).

Kedua menteri pun tak bisa mengelak dan langsung mengambil mikrofon yang disodorkan panitia. Budi Karya dan Airlangga, bersama salah satu direksi PT Gudang Garam Tbk lalu menyanyikan lagu berbahasa Jawa yang dipopulerkan Didi Kempot itu, sambil memegang teks liriknya.

Peserta dialog yang jumlahnya ribuan tersebut pun larut, ada yang ikut bernyanyi dan sambil tertawa. Dengan diiringi organ tunggal, lagu Sewu Kuto pun selesai dinyanyikan sekitar lima menit.

Dialog yang dilakukan dengan cara santai itu memang ditujukan untuk mensosialisasikan program pembangunan pemerintahan Joko Widodo dan Jusus Kalla.

Kegiatan dialog diadakan di Sasana Krida Surya Kencana (SKCK) PT Gudang Garam Tbk Kediri. Dialog serupa sebelelumnya diadakan di Gunung Kidul, Pemalang, dan Ambarawa.

Harapannya, masyarakat menjadi tahu pemerintah telah berbuat untuk mereka, dan kemudian secara bersama sama mensukseskan program selanjutnya.

Kegiatan dialog ke-5 Sukses Indonesiaku ini dihadiri sekitar 8.000 orang, terdiri dari 4000 siswa SMK se-Kabupaten dan Kota Kediri, 4.000 wali murid, 83 kepala sekolah, dan 100 wali kelas SMK se-Kota dan Kabupaten Kediri.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Mantu Berasa Komunikasi Budaya

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (10/11/2017). Esai ini karya Prilani, pengajar Ilmu Komunikasi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, Jawa Timur. Solopos.com, SOLO–Mantu adalah prosesi ritual para orang tua melepas masa lajang anak-anak mereka. Peristiwa sakral…