Komandan Kodim 0722/ Kudus Sentot Dwi Purnomo tengah menunjukkan granat asap yang ditemukan salah seorang warga Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, di Markas Kodim 0722 Kudus, Rabu (15/11/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Akhmad N.) Komandan Kodim 0722/ Kudus Sentot Dwi Purnomo tengah menunjukkan granat asap yang ditemukan salah seorang warga Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, di Markas Kodim 0722 Kudus, Rabu (15/11/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Akhmad N.)
Rabu, 15 November 2017 13:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Penemuan 5 Granat Asap di Kudus Diselidiki

Penemuan lima unit granat asap di Jekulo diselidiki aparat kodim dan Polres Kudus.

Solopos.com, KUDUS — Komando Distrik Militer 0722 Kudus bersama Kepolisian Resor Kudus menyelidiki temuan lima unit granat asap oleh warga Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. “Hingga kini, kami bersama Polres Kudus masih menyelidiki guna mengungkap asal dan pemilik granat asap tersebut,” kata Komandan Kodim 0722 Kudus Letkol Inf. Sentot Dwi Purnomo di Kudus, Rabu (15/11/2017).

Berdasarkan tulisan pada granat asap tersebut, kata dia, granat asap tersebut buatan PT Pindad. Ia menjelaskan, bahwa granat asap tersebut bukan kategori senjata, sehingga tidak berbahaya. “Meskipun demikian, kami mengimbau masyarakat yang menemukan benda serupa atau benda lain yang mencurigakan lebih baik dilaporkan kepada pihak berwajib guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, satu dari lima buah granat tersebut dalam kondisi rusak pada bagian kepala granatnya karena dirusak oleh penemunya yang penasaran. Ia mengatakan penemuan granat asap itu oleh Solikin, warga Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Jateng Selasa (14/11).

Penemuan tersebut, lanjut dia, berawal ketika Solikin yang sehari-hari bekerja sebagai pande besi tersebut membuat pisau dengan bahan dari drum bekas. Ketika membongkar tong bekas yang dibeli dari pedagang barang bekas di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, ternyata di dalamnya terdapat lima buah benda yang tidak diketahui.

“Karena penasaran, salah satu benda tersebut coba dirusak pada bagian kepala hingga terlepas, kemudian benda tersebut dibiarkan begitu saja karena tidak ada yang menarik,” ujarnya.

Setelah adik Solikin mengetahui bahwa benda tersebut mirip granat, selanjutnya dilaporkan kepada Babinsa Koramil 08 Gebog yang merupakan tetangganya. “Babinsa tersebut selanjutnya melaporkan temuan tersebut ke Koramil Jekulo dan ditindaklanjuti hingg Kodim Kudus,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning ketika hendak dimintai konfirmasinya lewat telepon belum ada tanggapan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Mantu Berasa Komunikasi Budaya

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (10/11/2017). Esai ini karya Prilani, pengajar Ilmu Komunikasi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, Jawa Timur. Solopos.com, SOLO–Mantu adalah prosesi ritual para orang tua melepas masa lajang anak-anak mereka. Peristiwa sakral…