Ilustrasi laga PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya. (Instagram @psisfcofficial) Ilustrasi laga PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya. (Instagram @psisfcofficial)
Rabu, 15 November 2017 17:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

LIGA 2
Kalah 0-1 dari Persebaya, PSIS Hadapi Jalan Terjal ke Liga 1

Liga 2, kekalahan atas Persebaya 0-1 membuat kans PSIS Semarang lolos ke Liga 1 menipis.

Solopos.com, SEMARANG – PSIS Semarang mengawali laga Babak 8 Besar Liga 2 Grup Y dengan hasil buruk. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu takluk dengan skor tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat (Jabar), Rabu (15/11/2017).

Gol kemenangan Persebaya itu diciptakan Irfan Jaya pada babak pertama, menit ke-18. Irfan sukses menjebol gawang PSIS melalui tendangan terukur ke pojok kiri atas gawang yang dijaga Aji Bayu.

Kekalahan ini pun membuat langkah PSIS melaju ke Semifinal Liga 2 dan promosi ke Liga 1 menemui jalan terjal. Dengan kekalahan itu, PSIS wajib menang pada laga keduanya di Babak 8 Besar Liga Grup Y saat menghadapi PS Mojokerto Putra, Sabtu (18/11/2017).

Jika kalah, PSIS pun akan tersingkir dari persaingan juara Liga 2. Mahesa Jenar, julukan PSIS, akan menyusul tim lain asal Jawa Tengah (Jateng) yang sudah dipastikan tersingkir dari persaingan Liga 2 setelah menelan dua kali kekalahan di babak 8 besar.

Dalam laga yang disiarkan secara langsung TV One itu, PSIS memang kerap kesulitan membendung skema permainan Persebaya yang menerapkan skema 4-3-3. Bajul Ijo, julukan Persebaya, tampil lebih impresif dengan mengandalkan kecepatan para pemainnya.

Alhasil di babak pertama, PSIS pun sudah harus kecolongan gol lewat Irfan Jaya. Gol bermula dari tendangan bebas Rendi Irawan di luar kotak penalti PSIS. Bola yang melambung itu gagal diantisipasi bek PSIS, Haudi Abdillah, dengan sempurna dan jatuh di kaki Irfan Jaya.

Irfan yang tak terkawal pun langsung melepaskan tendangan untuk membawa bola meluncur deras ke sisi pojok kiri atas gawang PSIS yang dikawal Aji Bayu. Persebaya pun unggul 1-0.

Tertinggal, PSIS mencoba menyamakan kedudukan. Beberapa kali, peluang diciptakan PSIS melalui Erik Dwi, Ahmad Agung maupun tandukan Haudi.

Namun, ancaman demi ancaman PSIS itu gagal berbuah gol. Kegagalan ini pun membuat pelatih Subangkit membuat rotasi di lini depan dengan memasukkan Andrid Wibawa untuk menggantikan Erik Dwi pada menit ke-32.

Namun, strategi itu belum menemukan hasil maksimal. Hingga peluit panjang yang menandakan berakhirnya babak pertama dibunyikan wasit, PSIS masih tertinggal dengan skor 1-0.

Pada babak kedua, Persebaya langsung tampil impresif dengan mengandalkan kecepatan pemainnya. Bahkan pada menit ke-47, Persebaya nyaris menggandakan keunggulan lewat sepakan Riki Kayame memanfaatkan umpan Irfan Jaya.

Pada menit ke-51, Irfan kembali mengancam gawang PSIS lewat tendangan bebasnya. Tapi, upaya Irfan masih bisa dihalau kiper Aji Bayu.

PSIS baru mampu memberikan ancaman pada menit ke-69 melalui tendangan keras Adit Wafa. Sayang, tendangan pemain pengganti PSIS itu masih melenceng dari mistar gawang Persebaya yang dijaga Miswar.

Pada menit ke-85, PSIS nyaris menyamakan kedudukan melalui striker pengganti Aldaeir Makatidu. Namun, Aldaeir yang sudah lolos dari kawalan pemain belakang Persebaya gagal memaksimalkan peluangnya.

Hingga peluit akhir babak kedua dibunyikan wasit, kedudukan 0-1 untuk Persebaya tak berubah. PSIS pun harus mengakui keunggulan Bajul Ijo pada laga Babak 8 Besar Liga 2.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Mantu Berasa Komunikasi Budaya

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (10/11/2017). Esai ini karya Prilani, pengajar Ilmu Komunikasi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, Jawa Timur. Solopos.com, SOLO–Mantu adalah prosesi ritual para orang tua melepas masa lajang anak-anak mereka. Peristiwa sakral…