Volkswagen yang dijadikan lucky draw saat dirilis ke media di Hotel Innside Melia, Depok, Sleman, Senin (13/11/2017). (Gigih M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja) Volkswagen yang dijadikan lucky draw saat dirilis ke media di Hotel Innside Melia, Depok, Sleman, Senin (13/11/2017). (Gigih M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 15 November 2017 13:40 WIB M104/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Jogja Volkswagen Festival Diminati Ratusan Wisatawan Asing

Jogja Volkswagen Festival ingin angkat pariwisata Jogja.

Solopos.com, JOGJA— Komunitas Volkswagen Club Yogyakarta (VSCY) kembali menggelar festival Mobil Volkswagen (VW) di Jogja dengan tajuk Jogja Volkswagen Festival (JVWF) 2017. Para pecinta mobil unik ini dapat melihat beragam mobil VW dengan menyambangi Jogja Expo Center mulai 17-19 November.

Hari pertama, acara dimulai pukul 15.00-22.00 WIB, hari berikutnya pukul 10.00-22.00 WIB, dan hari terakhir pukul 09.00-16.00 WIB.

Ketua Komunitas VSCY, Sumartoyo menuturkan, acara yang diusung komunitasnya memiliki keunikan dalam memberikan warna dan kreativitas pada dunia otomotif, dengan ikut mengenalkan pariwisata di Jogja.

“Tujuan acara ini agar komunitas tidak hanya bergelut di dunia otomotif tetapi ikut mengangkat pariwisata di Jogja”, kata Sumartoyo, Selasa (14/11/2017).

Pihaknya menambahkan, acara ini akan dihadiri penggemar VW di lebih dari 10 negara, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Singapura, Filipina, Timor Leste, Australia, Belanda, Jepang, Belgia, Amerika, Inggris.

“Lebih dari 600 orang asing hadir dalam acara ini. Tapi tidak menutup pada penggemar VW saja, melainkan juga terbuka untuk masyarakat umum. Kami targetkan ada 20-25 ribu pengunjung selama tiga hari”, jelas dia ditemuai di JEC Selasa petang.

Kedatangan penggemar VW dari luar negeri ini mereka manfaatkan untuk mempromosikan wisata DIY kepada wisatawan mancanegara. Ini sesuai dengan tema yang diangkat pada tahun ini yaitu From Jogja to The World.

Dalam dunia pariwisata, para wisatawan ini tidak hanya datang sehari saja. Melainkan akan menetap dalam jangka waktu yang lama sekitar empat sampai lima hari. Mereka akan datang dengan mengajak keluarga. Sehingga mereka tidak hanya datang untuk melihat pameran, tapi juga berwisata. Pihaknya melalui acara ini menggandeng biro-biro perjalanan untuk menawarkan paket wisata di Bantul. Misalnya hutan pinus, Pantai Parangtritis, dan laguna baru di Pantai Depok.

Acara ini mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata DIY karena dapat mendatangkan wisatawan-wisatawan mancanegara. Selain itu, menurutnya mobil VW masih eyecathing (menarik perhatian) bagi masyarakat Jogja. Mobil VW tidak kalah kece dengan mobil lain.

 

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Mantu Berasa Komunikasi Budaya

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (10/11/2017). Esai ini karya Prilani, pengajar Ilmu Komunikasi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, Jawa Timur. Solopos.com, SOLO–Mantu adalah prosesi ritual para orang tua melepas masa lajang anak-anak mereka. Peristiwa sakral…