Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti penyebar demam berdarah dengue. (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti penyebar demam berdarah dengue. (JIBI/Solopos/Dok.)
Rabu, 15 November 2017 12:55 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Dinas Kesehatan DIY Getol Perangi Demam Berdarah

Perilaku hidup sehat kunci perangi demam berdarah

Solopos.com, JOGJA-Dinas Kesehatan DIY selalu berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaningastutie mengatakan, Dinkes DIY selalu melakukan sosialisasi dan pendampingan bagi warga agar selalu menerapkan perilaku hidup bersih. Pasalnya, kebersihan lingkungan adalah kunci utama dalam pengendalian penyakit tersebut.

Ia menjelaskan, jika lingkungannya penuh dengan genangan air, fogging atau penyemprotan insektisida tidak akan berarti banyak. “Karena yang mati hanya nyamuk dewasa, sementara jentik-jentiknya tetap selamat,” kata dia, Selasa (14/11/2017).

Baca jug : April Diprediksi Jadi Masa Rawan Demam Berdarah

Ia mengatakan, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sudah mulai tinggi, utamanya untuk kawasan perkotaan. Namun, untuk tempat-tempat seperti kebun kadang masih luput. “Intinya saya menghimbau masyarakat untuk berperilaku hidup sehat bersih saat musim hujan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk,” tutupnya.

Baca juga : Demam Berdarah Bisa Dikendalikan, Ternyata Caranya Sederhana

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Mantu Berasa Komunikasi Budaya

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (10/11/2017). Esai ini karya Prilani, pengajar Ilmu Komunikasi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, Jawa Timur. Solopos.com, SOLO–Mantu adalah prosesi ritual para orang tua melepas masa lajang anak-anak mereka. Peristiwa sakral…